by

Duduk sambil makan di teras, kalung emas amblas

SURABAYA, BrataPos.com –  Dua terdakwa pria yakni Wiranto (40) asal Lamongan dan Yuda Felani (36) asal Jl. Kedung Anyar.6/27 duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Surabaya lantaran menjabret kalung ibu-ibu di jalan kupang gunung IV/03 Surabaya, Kamis (31/01/2019).

Sidang yang digelar diruang Candra dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu  J Efendy Banu dari Kejari Surabaya, sementara bertindak selaku Ketua Majelis Hakim Sarwedi SH, MH.

Jaksa Penuntut Umum, menyatakan bahwa kedua terdakwa dinyatakan bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana perampasan terhadap kalung emas milik Rumiati (korban).

Pada awalnya pada Rabu 07 November 2018 kedua terdakwa berboncengan motor dari jalan Gresikan menuju wilayah Surabaya Barat bertujuan berputar-putar mencari sasaran.

Ketika melintas dijalan Kupang Gunung Jaya.IV/3 sekira pukul 07,00 wib, terdakwa melihat korban Rumiati sedang duduk sambil makan diteras rumahnya yang kala itu korban terlihat memakai kalung emas dilehernya, sehingga kedua terdakwa menghentikan motornya dan kemudian terdakwa(1) yakni Wiranto turun dari motor sementara Yuda tetap diatas sepeda motornya.

Dengan berpura-pura tanya alamat rumah pada korban kemudian terdakwa (1) merampas kalung emas milik korban dengan cara menariknya, spontan saja Rumiati (korban) berteriak minta tolong.

Tak sia-sia teriakkan korban didengar oleh warga sekitar yang pada akhirnya turut serta mengejar sang jambret tersebut, alhasil wargapun berhasil menangkap terdakwa Wiranto namun sayangnya terdakwa Yuda berhasil lolos dari kepungan massa.

Hingga akhirnya petugas polisi dari Polsek Sawahan datang untuk mengamankan terdakwa yang menjadi bulan bulanan warga, selanjutnya terdakwa beserta barang buktinya dibawa ke Mapolsek Sawahan guna penyidikan lebih lanjut.

Dari pengembangan terdakwa (1) petugaspun berhasil menangkap terdakwa (2) yakni Yuda, atas perbuatan kedua terdakwa korban mengalami kerugian sekitar Rp 4,600,000; (empat juta enam ratus ribu rupiah).

Hingga JPU menjeratnya sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Reporter              : Bnd/Zs

Editor                  : Nurdiana

Publisher            : Reedaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA