by

Kades Hargomulyo, Salurkan DD Dan ADD Untuk Infrastruktur Desa

NGAWI, BrataPos.com – Ketua TPK Bidang Fisik Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi Suwarno mengungkapkan kepada Awak Media BrataPos.com di lokasi kegiatan.

Menurutnya DD dan ADD memprioritaskan pembangun jalan poros antar desa, jalan penghubung antar dusun, jalan pemukiman warga (warga petani).

“Hal itu dengan tujuan untuk mendoromg petani agar lebih meningkat atau memperlacar transportasi untuk kegiatan sehari-hari,” kata Suwarno selaku ketua TPK.

Lanjut dia, dirinya bekerja bersama pendamping desa. Tidak tanggung-tanggung pihaknya telah membangun 7 titik yang strategi. Salah satunya di Dusun Besek, Rt0.03, Rt.001 Rw.001. Selain itu kami juga membangun jalan poros antar dusun dan antar RT dan juga antar Rw.

“Kami juga membangun jalan pemukiman warga dengan PPT (Penalut Penahan Tanah), dengan volume panjang 96 m, Lebar dan tinggi bervariasi,” urainya.

Tidak hanya itu, Di desa Bulurejo, yang dibangun juga jalan poros per-ekonomian warga setempat dengan volume panjang ± 60, lebar 2,5 meter dan tinggi 10 cm, juga membangun di wilayah rabat tersebut TPT sepanjang 56 meter, tinggi lebar bervariasi, sumber dana  dari DD/ADD.

Di wilayah Dusun Punen Rt.001, Rw.002, yang dibangun jenis rabat jalan permukiman warga sepanjang 28 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 12 cm.

Di wilayah Dusun Besek Rt.002, Rw.001 jalan poros antar dusun panjang 120 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 10 cm dana dari ADD/DD.

Juga membangun Gedung Pendopo Desa Hargomulyo dengan Volume 10 X 7 X 4. Artinya Volume pembangunan panjang 10 meter lebar 7 meter tinggi 4,25 cm. Semua anggaran dari Dana DD/ADD.

Diwilayah Dusun Pule Rt.001, Rw.002 jenis PPT panjang 14 meter, tinggi dan lebar bervariasi. Itu di halaman kantor Desa Hargomulyo. Progam ini dibangun secara tahap demi tahap dimulai dari perencanaan (RKPD) dibawah ke Musren Bangdes.

Disana ada penjaringan prioritas mana yang harus di prioritaskan. Lalu di bawa ke Muscam (Musyawarah Tingkat Kecamatan). Setelah itu dibawa ke musyawarah ke tingkat Kabupaten baru di Dok. Maka dengan itu bagi pejabat Publik tidak mudah harus proposional menguasai materi tahu persis Tupoksi (Tugas, Pokok dan Fungsi).

Ketika disinggung terkait program padat karya tunai (PKD) di desa Hargomulyo, Kecamatan Ngarmbe, Kabupaten Ngawi sepereti apa mas ??. Ketua TPK Suwarno menjawab, iya mas, “kami mematuhi amanah-amanah petunjuk teknis dari pemerintahan yaitu tentang program padat karya tunai,” tegasnya.

Di desa kami semuanya terwujud dengan baik. Karena warga menerima hak UKA senilai 70.000/hari, pekerja umum 80.000/hari tukang. Sedangkan tujuan padat karya tunai mendasar kepada Undang-Undang Desa nomor 6 tahun 2014 yaitu tentang Desa Tertinggal.

Program padat karya tunai sasarannya adalah anggota keluarga miskin, pengangguran, setengah pengangguran, anggota keluarga yang mempunyai gizi buruk sesuai keterangan dari pihak BPKBN.

Dari anggota keluarga yang mempunyai gizi buruk, dari masyarakat yang pengangguran berusia 15 tahun dibuktikan dengan fotocopi KTP desa setempat.

Selain itu pengangguran dan setengah pengangguran dibuktikan oleh daftar pengangguran dari tiap-tiap RT dan RW. Untuk anggota keluarga miskin dibuktikan dengan masuk data di BKKBN sebagai keluarga Prasejahtera (Pra-KS) KS-01 maupun KS-02.

Program PKT itu dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dalam kebutuhan sehari-hari minimal meringankan beban mereka. Pemerintah membantu apa yang dirasakan oleh masyarakar kecil/miskin yang dia rasakan dengan cara kerjasama menyuruh kerja di proyek ini.

Dalam pekerjaan dimulai jam 07.30 sampai 16.00. Jadi saya menegeskan tidak mau melanggar ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan. “Dari mulai perencanaan sampai dengan RABnya. Kami secara terbuka dan transparan. Kami bertanggungjawab kepada Kepala Desa Hargomulyo” ungkapnya.

Kepala Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sukarno pada saat di konfirmasi oleh wartawan Brata Pos. Sang kades membenarkan apa yang disampaikan oleh Tim Lak. Itu sudah benar mas, sudah sesuai dengan prosedurnya.

“Kami sangat hati-hati di dalam penggunaan penyerapan anggaran dari DD/ADD. Saya selaku penanggungjawab di Desa sangat hati-hati didalam mengemban amanah dari pemerintahan pusat maupun pemerintahan daerah kabupaten ngawi,” katanya.

Secara tidak langsung lanjut kades, amanah dari rakyat atau warga desa Hargomulyo harus dlaksanakan dengan teliti penuh kehati-hatian, insya’allah amanah.

“Saya mempunyai Trobosan untuk memperdayakan masyarakat melalui desa wisata yang telah dicandangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Ngawi untuk menjadi Desa Wisata. Kami membangun budaya kebersamaan kerukunan, kesatuan, dan kekompakan di Desa kami dan warga kami,” urainya.

Apalagi sambung dia sekarang akan melaksanakan kewjiban untuk mensukseskan Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Saya mengimbau kepada warga Desa Hargomulyo khususnya, umumnya kepada Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk mensukseskan dalam keadaan aman, nyaman, kondusif, rukun di hari H, insya’allah berkah,” pungkasnya.

Reporter : Zaenal

Editor : nurdiana

Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA