by

Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Dikeluhkan Masyarakat Terkait Pembuatan KTP Elektronik

TANGERANG, BrataPos.com – Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektroni di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang dikeluhkan masyarakat lambatnya waktu untuk mencetak KTP hingga sampai sekarang.

Menurut Eni disaat mengikuti antrean diloket pelayanan mengatakan sekarang kita membawa resi atau bukti perekaman KTP-el sebagai identitas kependudukannya.

“Tapi sudah beberapa kali datang buat mengurus KTP elektronik dan menanyakan langsung dari bulan Januari 2018, dan sampe sekarang belum jadi juga,” Keluh Eni salah satu masyarakat Curug itu, Senin (28/1/2019).

Ketika awak media mengkonfirmasi atas keluhan masyarakat tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang Syarifudin mengutarakan, bahwa masih banyak warga yang memang belum terlayani pencetakan KTP elektroniknya.

“Karena saat ini blanko KTP tersebut masih terbatas dan kurangnya blanko tersebut dari beberapa tahun lalu hingga sampai sekarang,” tuturnya.

Selain itu pembuatan KTP Elektronik diDinas Dukcapil Kabupaten Tangerang Syarifudin mengungkapkan terkait blanko saat ini.

“Bahwa Dari Desa maupun kelurahan pun sering menanyakan terkait stok blanko KTP elektronik ini, disini memang stoknya terbatas,” katanya.

Dijelaskannya, setiap minggu, pihaknya mengajukan permintaan blanko ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), namun jumlah yang dikirim tidak memenuhi kuota yang dibutuhkan.

“Kita hanya mendapatkan sesuai kuota, dimana kuota setiap minggu 4 ribu. Sementara kita butuh 1 minggu 10 ribu,” jelasnya.

IMG-20190128-WA0146

Karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan, Syarifudin menuturkan tentunya semua diupayakan dalam mengatasi keluhkan masyarakat.

“Bahkan Pak Bupati Zaki tahun 2019 sudah mengajukan blangko kurang lebih 100 ribu, tapi realisasi bertahap Dan ya itu seminggu hanya 4 ribu,” pungkasnya.

Iapun menambahkan dari Kemendagri baru mengirimkan sesuai jumlah KTP masyarakat yang sudah siap cetak.

“Tentunya mereka berdasarkan atas data yang sudah melakukan perekaman, sehingga mereka masih menunggu data yang belum terekam saat ini,” tambahnya.

Reporter : soleh/tim brata pos

Editor : nurdiana

Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA