by

Budak Barang Haram, Terlihat Tertunduk Lesu di Kursi Pesakitan

GRESIK, BrataPos.com – Supriyadi, hanya bisa pasrah ketika duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Lelaki 24 tahun itu terlihat tertunduk lesu ketika mendengarkan bacaan surat tuntutan Lila Yurifa Prihasti, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Gresik Kamis, (24/1/2019).

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Agung Ciptoadi itu. JPU meyakini bahwa terdakwa Supriyadi secara sah bersalah melawan hukum. Pasalnya terdakwa memiliki, menyimpan narkotika jenis sabu seberat 0,036 gram.

“Atas perbuatan terdakwa, sebagaimana yang telah di atur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Menuntut terdakwa selama tujuh tahun penjara,” ucap Lila dihadapan persidangan.

Selain itu lanjut Lila, budak narkoba asal Desa Ngompro, Kecamatan Pengkur, Kabupaten Ngawi itu tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba. Tuntutan itu sudah sesuai dengan perbuatan terdakwa.

Tidak hanya itu, terdakwa selain dihukum badan, juga diminta membayar denda Rp 800 juta. Jika tidak sanggup dibayar, diganti dengan kurungan selama empat bulan.

IMG-20190124-WA0042

Meski demikian, Lila menilai selama ini terdakwa kooperatif, sopan dalam persidangan. Kemudian, berterus terang mengakui kesalahannya. Selanjutnya, terdakwa juga belum pernah dihukum.

Majelis Hakim Agung Ciptoadi yang memimpin sidang memberikan waktu kepada terdakwa untuk menyampaikan pembelaan. Lantas Agung mengetuk palu tanda selesainya persidangan. “Besok kamu tulis pembelaanmu, dan bacakan waktu persidangan,” pinta Agung.

Dengan mengenakan rompi orange, terdakwa keluar ruang sidang dengan kawalan petugas. Diketahui, terdakwa menjadi pesakitan setelah tertangkap polisi karena membawa narkoba jenis sabu.

Dalam proses penggeledahan, korp seragam cokelat berhasil menemukan satu poket sabu seberat 0,036 gram. Satu buat pipet kaca, sekrop, korek api dan alat hisap serta satu unit handphone.

Reporter : jml
Editor : nurdiana
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA