by

Ratusan PSHT, Penuhi PN Gresik

GRESIK, BrataPos.com – Pengadilan Negeri (PN) Gresik, gelar sidang putusan perkara pengeroyokan dengan terdakwa David Anharudin, Muhamad Ibnu Masud, Riky Chandra Prayoga, dan Roy Asmara.

Ke-empat terdakwa rata-rata masih umur 19 tahun. Ke-empatnya warga Desa Kesambenkulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Korban diketahui anggota Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT). Sehingga sidang putusan itu dipenuhi anggota PSHT. Kemarin, (23/1/2019).

Mereka datang di PN Gresik untuk memberikan suport pada beberapa korban yang dianiaya oleh ke empat terdakwa.

Dalam sidang putusan ini, petugas dari Polres Gresik turut mengamankan jalannya sidang agar tidak terjadi keributan.

Ke empat terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja bersama-sama melakukan penganiayaan terhadap korban M. Sahlan Yudin yang merupakan anggota PSHTI dengan pukukan tnahan dan benda tumpul.

“Menghukum terdakwa dengan hukuman penjara selama 9 bulan,” tegas Majelis hakim yang diketuai Eddy.

IMG-20190123-WA0079

Lebih lanjut diuraiakan, ke empat terdakwa dinilai telah melakuan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama. Ke-empar terdakwa terbukti melanggar pasal 170 KUHP.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Sarief Hidayat, yang menuntut ke empat terdakwa dengan hukuman penjara selama 1 tahun.

Atas vonis ini, baik terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir.

Perlu diketahui, pada hari Kamis (11/10/2018 sekitar pkl 10.30 Wib telah melakukan Tindak Pidana Penganiayaan yang dilakukan secara bersama – sama / pengeroyokan oleh ke-empat terdakwa. sebagai dimaksud dalam pasal 170 ayat (1) KUHPidana Jo 351 ayat (1) KUHPidana.

Sehingga pada hari Kamis (18/10/2018) telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka oleh Polsek Wringinanom.

Reporter : jml

Editor : nurdiana

Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA