by

Kasus RDTR Meikarta, Jatah 1Miliar Ketua DPRD Kabupaten Bekasi

BANDUNG, Bratapos.com – Proses persidangan kasus Meikarta, Jaksa KPK mempertanyakan terkait pertemuan dengan Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi yang meminta  uang sebesar 1Miliar untuk mempercepat proses   Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kepada Kabid Neneng Rahmi  yang di dampingi Hendri Lincoln  di Cafe Kitcen Cikarang.

Hendri menjelaskan kepada Jaksa terkait pertemuan trersebut. “Waktu itu udah masuk Raperda prolegda dan sudah dibentuk Pansus, Ketuanya Pak Taih Minarno. Malamnya itu ada pertemuan dengan empat pimpinan dewan,” katanya.

Jaksa juga mempertanyakan siapa ke empat pimpinan DPRD, sehingga terjadi pertemuan di cafe tersebut. “Ketuanya Pak Sunandar, Jejen Sayuti, Pak Mustakim dan Pak Daris. Inti pertemuan itu bahwa kita membahas Raperda RDTR untuk yang pertama, WP 1 dan 4 dan ada permintaan dari pimpinan dewan bahwa kesepakatan itu mereka minta Rp 1 miliar untuk pembahasan RDTR.

Disanggupin sama Bu Kabid Rp 800 juta,” beber Hendri Lincoln. Uang permintaan dari pimpinan DPRD, kata Hendri, itu diserahkan secara bertahap dari Rp 800 juta. “Ada yang melalui Pak Jejen yang tadi sudah saya jelaskan Rp 150 juta, ada bapak Taih. Kemudian sebelum Pansus itu dibahas, ketuk palu,” katanya.

Tidak sampai di situ, Jaksa KPK terus mengejar keterangan Hendri yang membenarkan adanya penyerahan uang dugaan suap RDTR juga, yang di lakukan di Hotel Plaza, Cikampek. “Iyah betul ada penyerahan uang di Plaza Cikmpek,”singkatnya.

Reporter              : Zw

Editor                    : Nurdiana

Publisher            : Redaksi

 

REKOMENDASI UNTUK ANDA