by

Tragis, Bu Senar Warga Tidak Mampu Jarang Mendapatkan Perhatian Pemerintah

SAMPANG, BrataPos.com – Bantuan pemerintah kepada warga miskin di Indonesia, saat itu semakin banyak digelontorkan. Tentunya dengan tujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan memperkecil kesenjangan.

Namun rupanya program pemerintah tersebut, serasa tidak adil dan tebang pilih. Karena ternyata, masih banyak warga yang tak mampu, justru tak tersentuh bantuan pemerintah tersebut. Hal ini diungkapkan oleh seorang warga Desa Pekalongan Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang yang atas Bu’ Senar, Senin (21/1/2019).

Bu’Senar mengungkapkan keresahan dan keluhannya kepada GPN (Generasi Peduli Negeri), dan mengaku kalau pemerintah di Desanya diskriminasi terhadapnya dan tidak pernah memperdulikannya. Karena dirinya jarang tersentuh dalam hal mendapatkan bantuan BERAS MISKIN (RASKIN/RASTRA), atau program-program yang lain dari Pemerintah Setempat.

Warga ini dengan penuh harap agar dapat di Fasilitasi kepihak yang berkompoten untuk dilakukan pendataan ulang yang baik dan tepat sasaran, dan tidak membeda-bedakan serta benar-benar layak dan pantas mendapatkan RASTRA, PKH, TERNAK, atau lain-lain, demi terwujudnya dan tercapainya Hak Masyarakat Miskin/Tidak mampu.

Dari hasil penelusuran awak media, kami menemukan fakta yang mengejutkan. Warga yang bernama bu’Senar beralamat Di Desa Pekalongan, tepatnya di Dusun Bistah dengan kondisi rumah yang sungguh memprihatinkan. Namun ternyata luput dari perhatian pemerintah setempat.

IMG-20190121-WA0038

Warga sekitar juga ungkapkan (SD) inisial memang benar mas bu’senar ini jarang mendapat bantuan dari pemerintah setempat. “Ada pun bantuan kambing beliau ini juga tidak mendapatkannya,” kata dia.

(S) knisial warga lainya membenarkan bahwasannya bu’senar ini memang tidak mendapatkan bantuan Raskin. Dan sudah tiga bulan terakhir belum mendapatkanya, ungkapnya.

Dari lokasi, pembina Generasi Peduli Negeri (GPN) H Dawam Hariri menjelaskan sungguh tidak tega melihat nasib yang menimpa bu’senar. Pasalnya beliau hidup seorang dan merawat satu orang cucu dengan menunggu belas kasih orang lain, jelasnya.

Di sisi lain Bustomy selaku Komandan ll Ormas Bela Negara Kabupaten Sampang juga menyayangkan jika warga seperti bu’senar ini tidak dapat perhatian dari pemerintah desa, ataupun pemerintah kota.

“Semisal bu’senar tidak layak dapatkan bantuan. Terus dana yang begitu besar buat siapa,” tanyanya.

Ketua GPN (Generasi Peduli Negeri) Rolis Sanjaya menambahkan, kami mengecam keras kepada Kades Pekalongan yang mana menurut bu’senar telah tebang pilih alias di anak tirikan dan terkesan menutup mata pada keadaan warganya seperti bu’senar ini, katanya dengan nada geram.

Reporter : tim

Editor : nurdiana

Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA