oleh

Ini Dia Promoter Ala Polres Batu

Last updated: Minggu, 20 Januari 2019, 09:23 WIB

BATU, BrataPos.com – Polres Batu Polda Jawa Timur terus menjadi buah bibir. Selain dipimpin Kapolres yang ganteng dan ramah, wilayah dengan enam Polsek ini terus menggeliat.

Beberapa penghargaan dari Kemenpan RB pun disabetnya. Semua itu berkat kepiwaian Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto. Siapa yang tak kenal pria yang akrab disapa Buher dan telah menjabat selama 19 bulan di Polres Batu.

Kapolres yang ramah ini banyak menjadi idola warga Batu dan sekitarnya. Perawakannya yang atletis dan sosok gantengnya kerap membuat warga tak tahan untuk tidak menatap lama-lama pria kelahiran Pekanbaru ini. Dia juga rendah hati, enak diajak komunikasi, nyaris tak pernah bermuka musam.

Seperti yang diungkapkan oleh ketua  lembaga GGAA (Good Governace Activator Alliance) Sudarno, yang pernah berhubungan dengan polres batu. Saat itu kejadiannya terkait adanya oknum BPN Kota Batu yang melakukan pungli dan penggelapan.

“Saya mendapatkan profesionalitas yang sesungguhnya dari Polres Batu dalam mengungkap kasus tersebut. Sehingga keraguan dari kami patah dengan sendiri, bahwa stigma polisi tidak profesional itu adalah salah,” kenang Sudarno.

Ia sangat berharap, kepolisian Batu lebih mampu menjaga Kota Batu dengan baik. Seperti diketahui bahwa Kota Batu adalah kota wisata, kenyamanan adalah suatu hal yang utama. Di era 4.0 pun Polres Batu perlu meningkatkan pelayanan dan perlindungan publik dengan teknologi.

Sikap responsive juga ditunjukkan pelaksana harian urusan Humas Aiptu Trimo, SH. Pasca ditinggal Kasubag Humas AKP, Supriyanto yang menduduki jabatan sebagai Kapolsek Kasembon. Ia sibuk melayani rilis para wartawan. Ditengah kesibukannya, Trimo menyempatkan diri untuk berbagi dan komunikasi.

Komunikasi itu dalam bentuk memberikan pembinaan dan penyelesaian problem solving di yayasan wali songo. Sebuah lembaga yang menangani pendidikan sosial Madrasah ibtidaiyah Baiturohmah terletak di kelurahan Ngaglik Kecamatan Batu Kota Batu. Ia didapuk menjadi ketua yayasan dilembaga tersebut sejak tahun 2014, yang mayotitas muridnya adalah yatim piatu.

Saat memberikan arahan dirinya mengatakan kepada guru TK dan MI (Madrasah Ibtidaiyah), segala bentuk permasalahan tentunya dapat diselesaikan dengan cara bermusyawarah.

“Kami selalu menekankan apa permasalahannya agar segera diketahui dan diselesaikan. Supaya tidak berimbas kepada anak didiknya. Karna falsafah itu selalu digaungkan pimpinan kami di Polres Batu,” terang Trimo, Minggu (20/1/2019).

Masih menurut ia, saat mengabdi diyayasan, para guru agar selalu rukun dan senantiasa mengutamakan kekeluargaan dalam memberikan pengabdian kepada sekolah. Walaupun honorarium minim, diharapkan guru bekerja secara tulus dan ikhlas. Serta diniati ibadah kepada Allah.

“Pembina yayasan berharap, sekolah ini menjadi sekolahan yang mandiri yang setara dengan sekolah lain. Semoga sekolah ini menjadi sekolah yang bermutu dan maju,” Pungkas pria yang murah senyum ini.

Reporter : Ard

Editor : nurdiana

Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA