by

KANDIDAT DOKTOR ILMU HUKUM UNTAG 45 SURABAYA TANAM POHON DI BULELENG BALI

Buleleng , Bratapos.com – Agenda kegiatan penyuluhan hukum dan bakti sosial penananaman sejuta pohon buah-buahan yang di  Selenggarakan oleh para Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan pemerintah Kabupaten Buleleng, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Tanggal 19 Januari 2019 adalah sebuah moment yang sangat berarti dan penting bagi masyarakat

Kegiatan yang bertemakan Penyuluhan Hukum dan Bakti Sosial Kesadaran Hukum Oleh Masyarakat Terhadap Kepemilika Tanah dan Perkembangan Sektor Pariwisata, kegiatan di atas diikuti sekitar 500 peserta yang diselenggarakan di Kantor desa Wanagiri mulai pukul 09:00 sampai dengan 13:00 Wita yang di hadiri oleh para tokoh masyarakat dan para pimpinan pemerintahan desa dan kabupaten buleleng. Awal dari kegiata ini bermula dari keresahan masyarakat akibat belum adanya kejelasan hukum atas hak atas tanah di desa wanagiri yang di jadikan pengembangan awal pariwisata di daerah Bali Utara di mana tanah masyarakat terkena dampak pembebasan untuk pengembangan infrastruktur jalam Bali Utara yang menjadi program strategis pemerintah pusat dan daerah.

Para Mahasiswa program doktor Ilmu Hukum Universitas17 Agustus 1945 yang berjumlah 14 orang dan damping oleh Kepala Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Dr. Ending Prasetyawati. S.H., M.Hum dan Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Prof. Made Warka. S.H., M.H. Hadir dalam kegiatan diatas atas permintaan pemerintah Desa Wanagiri, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali untuk memberikan pencerahan atas situasi hukum Hak Atas Tanah masyarakat Desa Wanagiri pasca pembebasan tanah untuk penunjang pembangunan infrastruktur jalan Bali Utara yang bertujuan untuk pengembangan pariwisata yang berimbang di Bali Utara,

Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 menjadi pilihan masyarakat bali karena telah memiliki kredibilitas kwalifikasi A untuk akreditasinya di mana universitas 17 agustus 1945 di kenal memproduksi para Doktor Ilmu Hukum handal yang berkredibilitas unggul dan berprestasi di bidangnya.

Program pengabdian dan bakti sosial di atas menurut Kepala Wanagiri (Perbekel Desa Wanagiri) I Wayan Gumiasa. S.E, menerangkan bahwa kegiata para mahasiswa kandidat doktor UNTAG DIH-35 Surabaya ini besar dampaknya terhadap masyarakat di karenakan pasca pembebasan tanah untuk akses infrastruktur yang di bangun oleh pemerintah guna menunjang pengembangan Bali Utara sangatlah terasa terlihat dari kesadaran masyarakat atas keinginan mendaftarkan hak atas tanah yang belum tersertipikat dan masyarakat paham langkah yang harus di lakukan pasca pembebasan tanah terutama transaksi tanah yang harus dilakukan di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) agar mereka memiliki kepastian hukum atas transaksi peralihan hak atas tanahnya. Ini di benarkan oleh I Wayan Kartika Jaya Utama. S.H., M.Kn selaku PPAT Kabupaten Buleleng yang sejak awal di ikut sertakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Buleleng untuk membantu kesuksesan Program Pensertipikatan Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Wanagiri, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, kordinator pengabdian bapak Rochman Hakim. S.H., MH., S.Sos., M.H,  membenarkan atas apresiasi masyarakat terlaksananya program kegiatan yang bertemakan Penyuluhan Hukum dan Bakti Sosial Kesadaran Hukum Oleh Masyarakat Terhadap Kepemilikan Tanah dan Perkembangan Sektor Pariwisata oleh Mahasiswa kandidat Doktor UNTAG DIH-35 sangat di apresiasi positif oleh masyarakat serkaligus pemerintahan kabupaten dan prinsi dan sekaligus penanaman bibit buah-buahan di mana filososi kegiatan bahwa penanaman pohon di ibaratkan sebagai perlindungan hukum bagi masyarakat sekaligus berfungsi dan bertujuan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. ( red )

REKOMENDASI UNTUK ANDA