by

Warga Bataal, Resah Pembanguna Gardu Induk

SUMENEP, BrataPos.com – Salah Satu Warga desa Bataal Barat merasa dirugikan dengan adanya Pembangunan Gardu induk 150 kv, yang di bangun di Desa Bataal Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.(16/1/2019).

Minhaji pemilik Rumah di sebelah selatan pembangunan gardu induk itu merasa resah dengan pembangunan gardu induk 150 kv. Pasalnya rumah Minhaji dibagian ding-ding retak dan di bagian lantai juga retak, akibat alat berat yang membangun gardu induk tersebut.

“Rumah saya retak-retak di bagian dingding akibat kemarin pas pertama pembangunan gardu induk itu menggunakan alat berat, dan di bagian lantai juga retak,” ungkapnya.

Tidak hanya rumah yang mengalami kerusakan, akan tetapi kandang ternak sapi juga roboh akibat alat berat yang di gunakan pembangunan gardu induk. Dari pihak pelaksana pembangunan hanya mau mengganti kerugian lima juta, padahal melihat kerusakan rumah dan kandang ternak sapi itu kerusakannya sangat parah.

“Ada pihak pelaksana pembangunan mau mengganti rugi sebesar 5 juta cuman saya tidak mau, masak mau di ganti 5 juta melihat kerusakan rumah dan kandang ternak sapi saya rusak kayak gini,” kesalnya.

Hasil pantauan Brata Pos di lapangan, tidak hanya Minhaji yang merasakan resah, akan tetapi warga Bataal barat yang enggan disebutkan namanya juga merasa khawatir dengan pembangunan gardu induk 150 kv yang di bangun di dekat rumah mereka. Mereka was-was nanti ada dampak kelingkungan sekitar. “Kami sebagai masyarakat awam takut, nanti ada dampak kelingkungan,” tegasnya.

Reporter : zainur

Editor : jamal s

Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA