by

Kesaksian Pedagang Pasar Gresik di Persidangan, Banyak Fakta Yang Terungkap

GRESIK, BrataPos.com – Sidang gugatan terhadap Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Baru Gresik, Diskoperindag dan Bupati Gresik terus bergulir. Kali ini, sidang yang diketuai majelis hakim Lia Herawati mengagendakan keterangan saksi dari Penggugat Kamisih. Kemarin Kamis (10/1/2019).

Saksi yang dihadirkan bernama Humaidi (43) warga Jl. Usman Sadar gang 2 No 9, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik memberikan keterangannya dipersidangan. Dalam keterangannya, banyak  fakta baru yang terungkap terkait dugaan jual beli stand pasar dan pemotongan stan pasar yang terjadi di Pasar Baru Gresik.

“Pemotongan ukuran stan pasar memang benar-benar terjadi. Kendati demikian, pada saat sosialisasi dengan kepala dinas yang lama sudah disepakati, tidak ada pemotongan stan. Dan dikembalikan pada pedagang sesuai surat izin menempati (SIM),” kata Humaidi usai persidangan.

ad604495-914c-4389-932f-4493a895a7ad

Saksi menyebutkan Jual beli stan pasar dari dulu sejak berdinya Pasar Baru Gresik memang ada sampai sekarang. Dan itu pedagang pasar sudah mengetahui semuanya. Usai renovasi ternyata masih ada pemotongan luas stan.

“Jual beli pasar diketahui oleh kepala UPT. Pasalnya setiap jual beli pasti pihak pembeli dan penjual  menghadap ke kepala UPT. Jadi setiap ada transaksi kepala UPT tahu, dan tadi keterangan saya tidak ada sanggahan dari tergugat yang diwakili oleh bidang hukum Pemkab Gresik,” bebernya.

Sementara kuasa hukum penggugat Raden Muhammad Saddat mengatakan, pihaknya baru menghadirkan 1 orang saksi  yang dimana saksi tersebut mengetahui, bahwa Kamisih (penggugat) pernah beli stan sebelumnya.

“Stan yang dimiliki adalah seluas  30m. Tidak hanya itu, saksi juga mengetahui bahwa  waktu ada sosialisasi dari pihak dinas, setelah  renovasi tidak ada pemotongan stan,” kata Saddat usai sidang.

Lanjut Saddat, tapi ironisnya setelah renovasi pasar baru jadi penepatan stan dimiliki yang dijanjikan 30m Kamisih itu sesuai  dengan penempatan pasar Baru ini. Malah stan seluas  14 m dan sisanya 16m ini di tempati orang lain. Sebelumnya orang lain ini juga punya stan di belakang.

“Dan sejauh ini Pemerintah tidak membantah hanya mendengarkan dan melontarkan pertanyaan mengenai jual beli stan. Untuk sidang selanjutnya menghadirkan 2 orang saksi  lagi yang juga merupakan sebagai mediator saat melakukan jual beli stan,” pungkasnya.

Reporter   : jml

Editor       : nurdiana

Publisher  : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA