by

Bangun RS Arjasa Tidak Kelar Tepat Waktu, Dinkes Sumenep Putuskan Kontrak Dengan Rekanan

SUMENEP, BrataPos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memutus kontrak kerja sama, soal pembagunan Rumah Sakit (RS) Arjasa dengan pihak Rekanan.

Putusnya kontrak tersebut, lantaran pihak pelaksana tidak sampai menuntaskan 100 persen hingga batas akhir, sehingga Pekerjaan fisik yang anggarannya Rp 4,6 miliar itu hanya terselesaikan cuma hanya 73 persen.

“Karena pekerjaan tidak tuntas hingga 28 Desember 2018, maka terpaksa kontraktor pembangunan RS Arjasa kami putus kontrak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, A. Fathoni, Kamis (10/1/2018).

Menurutnya, Guna menghindari putus kontrak, pihaknya telah mendorong agar pihak ketiga itu menyelesaikan pekerjaan sebelum masa berakhir.

“Ya sudah, untuk sisa pekerjaan kita lelang lagi tahun 2019 ini untuk dilanjutkan, tetapi kita selesaikan proses pemutusan kontrak ini dulu,” jelasnya.

Lanjut dia, dirinya menyesalkan dengan sikap pihak rekanan yang tidak profesional. Mestinya pembangunan tersebut sudah selesai, sehingga tidak mengganggu proses pembangunan berikutnya.

“Yang jelas ada sanksi, kalau tidak salah nama mereka akan di-blacklist selama 5 tahun serta masih ada sanksi-sanksi administrasi lainnya,” paparnya.

Tambah dia, lambatnya penyelesaian pekerjaan tersebut, lantaran cuaca buruk di perairan Sumenep sehingga pengiriman material lambat tiba di lokasi.

“Mungkin karena cuaca dan ombak, terutama disaat-saat akhir batas waktu. Tetapi mestinya itu bukan alasan, karena mestimasi waktu sudah cukup,” pungkasnya.

Reporter : zain/zr

Editor : jamal s

Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA