by

Bangunan Alfamidi Tak Miliki IMB, Disegel Satpol PP

TANGERANG SELATAN, BrataPos.com – Pengusaha Rietail Alfamidi melakukan pembangunan tanpa mengantongi izin mendirikan bangunan diberlakukan penyegelan, seperti yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan menyegel kios bangunan Alfamidi tanpa IMB, Senin (7/1/19) di Jalan Villa Melati Mas, Kota Tangerang Selatan – Banten.

Ketika Satpol PP Tangerang Selatan mendatangi Toko Alfamidi, menurut Kepala Toko Ade menjelaskan bangunan ini sudah selesai kurang lebih 1 bulan yang lalu dan sudah beroperasi hampir 1 bulan lamanya.

“Kalau masalah IMB atau ijin yang lain saya kurang tau mas,” kata Ade.

Disamping itu petugas Satpol PP dalam kesempatan ini menyampaikan yang mengantongi surat tugas.

“Sebelumnya telah melakukan peneguran terhadap pemilik bangunan itu, namun dengan terpaksa melakukan penyegelan Bagunannya,” ucapnya.

Sementara itu Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Agus mengungkapkan, bahwa pengusaha rietail tersebut sebenarnya sudah kita datangi untuk dimintai keterangan, dia bilang belum paham bagaimana prosesnya.

“Kami turut membantu bagi siapapun terkait perijinan sehingga kita berikan penjelasan, agar mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) sebelum membangun gedung apapun,” ungkapnya.

“Bagi setiap bangunan harus disertai IMB, walaupun bangunannya sudah selesai, tentu saja tanpa IMB jelas melanggar hukum,” ujarnya.

Menurutnya, pelanggaran yang mereka lakukan adalah pasal 13A perda No. 6 tahun 2013 tentang perubahan atas perda No. 5 tahun 2013 tentang bangunan gedung.

“Jadi bagi siapapun atau badan yang ingin melakukan mendirikan bangunan atau merehab itu harus memiliki ijin dari Walikota Tangsel terlebih dahulu,” terangnya.

Selain itu juga, kami memberikan toleransi kepada pemilik bangunan, meski bangunan sudah disegel dia masih bisa menjalankan usahanya.

“Dengan syarat harus bisa menyelesaikan semua perijinan secepatnya, tanpa terkecuali mereka membandel maka akan disegel dan dihentikan pembangunannya,” papar Agus selaku Penyidik PNS itu.

Reporter : soleh/hartono/alfan

Editor : jamal s

Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA