by

AKD Kecamatan Bluto Minta Ma’af Pada Awak Media

SUMENEP, BrataPos.com – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gelar forum diskusi di aula Diskominfo, Sabtu (29/12/2018).

Dalam kesempatan tanya jawab ada pernyataan ketua AKD Kecamatan Bluto yang membuat merinding. Kepala Desa Sera Tengah ini menyebut, di Kecamatan Bluto yang terdiri dari 20 desa, ada media yang mengirim surat untuk meminta data APBDes dan LPJ realisasi pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD-ADD) dari tahun 2015 sampai 2018.

“Kami sebagai Kepala Desa kurang apa?, APBDes sudah kami pampang di balai desa dan di jalan raya, sudah kami perinci di infografik masih ada media yang meminta data realisasi program kepada kami, media itu bahkan memaksa, memaksa melaporkan,” ucapnya di hadapan narasumber dan tamu undangan.

Setelah usai acara sejumlah awak media mengkonfirmasi tentang pernyataannya, ada sikap berbeda yang di tunjukkan AKD Kecamatan Bluto tersebut, malah dia tidak hanya menyebut media yang melaporkan, namun ada unsur LSM yang turut melaporkan pelaksanaan DD-ADD se-Kemacatan Bluto ke Komisi Informasi (KI) Sumenep tahun 2017.

“Tahun 2017, kita seluruh desa di Kecamatan Bluto dilaporkan ke KI Sumenep, Alhamdulilah semua terselesaikan dengan baik,” imbuhnya.

WhatsApp Image 2018-12-29 at 18.47.37

Setelah di konfirmasi secara detil, siapa yang melaporkan 20 desa itu, dengan jawaban ragu dia menyebut LSM saja tanpa menyebut media seperti yang dilontarkan dalam forum diskusi.

“Kayaknya LSM yang melaporkan, tapi saya lupa LSM apa, saya cuma ingat nama orangnya saja, tapi kita bisa selesaikan secara tuntas,” imbuh AKD Bluto.

Kepala Desa Sera tengah Bluto ini, tiba-tiba meralat ucapannya sendiri dengan menyebut bahwa tidak ada media yang melaporkan desa di Kecamatan Bluto, dengan alasan pembicaraannya di forum tadi tanpa dasar.

“Saya khilaf, sebenarnya tadi di forum saya ngomong tidak ada dasarnya, tidak ada itu, tidak ada selama ini dari media yang menyurati teman-teman kepala desa, menanyakan reralisasi DD,” jelasnya seolah menyesali ucapannya.

AKD Bluto menarik ucapannya dan meminta maaf atas ketersinggungan awak media yang hadir dalam forum diskusi tersebut, dengan raut muka penuh penyesalan AKD bluto ini meminta maaf.

“Saya minta maaf kepada rekan-rekan media, tidak pernah media menanyakan soal realisasi DD kepada para kepala desa se-Kecamatan Bluto, tetapi itu LSM,” tegasnya mengulang.

Reporter : M. Sabit/Zr

Editor : Jamal S

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA