by

OKNUM GURU DI SUMENEP CABULI ANAK DIDIKNYA

SUMENEP, BrataPos.com – Siswi SMP yang berinisial S 14 (perempuan) menjadi korban penjabulan oleh oknom guru SMP 1 Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kejadian dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur itu dibenarkan oleh Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Mohammad Heri. Kemarin  (23/12/18).

Oknom guru tersebut berinial S 28 ( laki laki) warga Desa Suka Jeruk, Kecamatan Masalembu yang berstatus guru di SMPN 1 Masalembu itu diduga sering kali melakukan pencabulan siswinya.

“Pelaku peluk korban dari belakang dan meraba payudara korban. Serta pelaku menggesek gesekkan alat kelaminnya di pantat korban hingga mengeluarkan sperma,” Kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP. Mohamad Heri.

Menurutnya, pelaku melakukan tindakan keji itu tidak hanya terjadi satu kali. Melainkan, beberapa kali melakukan tindakan asusila. Bahkan, di dalam kelas, hingga acara kemah giat pramuka yang diadakan SMPN 1 Masalembu di pantai Masna Desa Suka Jeruk Kecamatan Masalembu.

Dia menambahkan, korban pencabulan yang dilakukan Sugiono tidak hanya S. Dia juga diduga pernah melakukan aksi serupa kepada siswi lainya.

“Informasinya bahwa perbuatan terlapor tidak hanya dilakukan terhadap korban (S). Namun juga dilakukan terhadap siswi lainnya, yaitu inisial N, B, dan LH,” jelasnya.

Mengetahui perbuatan pelaku, BD (43) selaku orang tua korban S, melaporkan perbuatan pelaku kepada Polsek setempat pada 14 Oktober 2018 lalu. “Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Masalembu dan ditangani oleh penyidik PPA Sat Reskrim Polres Sumenep,” Jelas Mantan Kapolsek Kota Sumenep tersebut.

Dari kejadian itu, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, sepotong celana tidur panjang warna ungu dan kuning, sepotong kerudung warna coklat, sepotong sarung warna hitam, sepotong kemeja lengang panjang motif kotak kotak, sepotong celana jeans ,sepotong baju lengan panjang warna coklat kombinasi putih, dan sepotong kerudung warna coklat.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 Tentan Perlindungan Anak.

Reporter : Moh. Sabit/zainur

Editor : Jamal Sintaru

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA