by

LSM LMP-COBRA, Geruduk Hotel Front One Pamekasan

PAMEKASAN, BrataPos.com – Diduga tidak mengantongi izin pengembangan bangunan yang saat ini sedang dilaksanakan. Puluhan Massa dari lembaga swadaya masyarakat Laskar merah putih (LMP- KOBRA) melakukan aksi demontrasi di depan Hotel Front One di Jalan Jokotole Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu, (12/12/2018).

Sebelumnya aksi tersebut dimulai dari kantor DPRD Kabupaten Pamekasan, hingga massa meneruskan aksinya ke Hotel Front One. Dalam aksinya itu, mereka menduga pihak pengelola Hotel Front One tidak melakukan adanya penambahan izin mendirikan bangunan (IMB), izin prinsip yang kadaluarsa, tidak ada lahan parkir, tidak adanya pengelolaan sampah, tidak adanya ruang terbuka hijau (RTH) yang 30%, tidak ada adanya kajian perubahan dokumen lingkungan (UKL- UPL), tidak pernah melaporkan hasil kegiatan, tidak ada izin karaoke, tidak adanya karyawan warga sekitar yang bekerja minimal 30%.

”Kami mau hotel Frone One ditutup karena diduga sudah melabrak hukum dan aturan yang ada,” Teriak Salah satu Orator Agus di depan Hotel front One.

Selain itu juga, orator aksi lainnya meneriakkan agar pihak Manajer Hotel Front One menemui para aksi untuk diskusi.

”Kami tunggu pimpinan General Manajer Hotel Front One untuk menemui kami di sini, dan jelaskan kepada kami semua,” Tegas Hidayat.

Selang beberapa jam kemudian pihak General Manajer Hotel Front One Elfin akhirnya menemui puluhan massa aksi tersebut.

”Hotel Front One sudah sesuai prosedur yang ada, nanti kita kasih tahu berkas- berkasnya ada,” Tegasnya.

IMG-20181212-WA0052

Akan tetapi hal itu ditepis oleh salah satu orator aksi Abdus Samad, bahwa hotel Front One belum melengkapi persyaratan yang diatur dalam aturan yang ada.

”Mana buktinya kalau sudah sesuai, tunjukkan kepada kami sekarang juga,” Pintahnya.

Akhirnya disitulah General manajer Front One Elfin, menyampaikan bahwa terkait dengan penutupan pihaknya sepenuhnya menyerahkan ke pihak terkait dalam hal ini Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Mohon maaf untuk penutupan kami, serahkan kepada pihak yang berwewenang,” Terangnya.

Reporter : Anton

Editor : Jamal S

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA