by

Dugaan Penggelapan Raskin Tahun 2009-2016, Puluhan Warga Melakukan Aksi Demo Ke Kantor Kejari Pamekasan

PAMEKASAN, BrataPos.com – Adanya dugaan penggelapan raskin dari Tahun 2009-2016. Puluhan Warga Desa Larangan Tokol yang tergabung dengan dari beberapa aktivis mendatangi dan melakukan aksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (11/12/2018).

Kedatangan Puluhan Warga Desa Larangan Tokol yang tergabung dari beberapa Aktivis ke Kantor Kejaksaan meminta segera menindak lanjuti oknum dugaan penggelapan Raskin 2009-2016.

“Kami meminta Kejari segara tangkap dan usut tuntas oknum maling dugaan Pegelapan raskin 2009 – 2016,” teriak Iklal pada waktu orasi di pintu gerbang Kantor Kejari Pamekasan.

Sementara itu banyak hal yang disampaikan oleh para orator aksi diantaranys, usut dan proses segala bentuk tindak pidana korupsi di kabupaten Pamekasan, transparansi dan kometmen kejaksaan Negeri Pamekasan dalam penyelesaian kasus dugaan penggelapan raskin di Desa Larangan Tokol, tegakan supremasi hukum di kabupaten pamekasan,

“Terkait itu semua kami akan terus mengawal sampai tuntas ke akar-akarnya, sehingga keadalian benar-benar ditegakkan di Kabupaten Pamekasan”, kata Adi Karduluk Dalam orasinya.

Terpisah kasi intelejen Sutriyono menanggapinya atas apa yang sudah menjadi tuntutan para aksi.

“Saya kometmen untuk menggagas tindak pidana korupsi di Pamekasan khususnya di Desa Larangan Tokol,” Jelas Sutriyono.

Dirinya memperjelas di depan warga para aksi, bahwa pihak kejaksaan mendukung penuh atas laporan yang sudah di sampaikan hari ini.

“Karena untuk selama ini saya baru 3 bulan bertugas di Kabupaten Pamekasan, dan tolong berikan kepada saya waktu dan yang penting saya sudah berkometmen, siap untuk di tuntaskan”, Pintahnya.

Dan selanjutnya para pendemo berjanji jika tuntutannya itu tidak di indahkan maka pihaknya akan membawa massa yang lebih besar. (Anton)

REKOMENDASI UNTUK ANDA