oleh

Diduga Kadis PMD Bermain Untuk Publikasi Desa

Last updated: Senin, 3 Desember 2018, 11:18 WIB

LAMPUNG TIMUR, BrataPos.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lampung Timur diduga bermain untuk publikasi desa yang sumber dananya dari Dana Desa.

Hal tersebut sangat bertentangan dengan juknis Dana Desa, seharusnya sistem pengelolaan dan penggunaan dana tersebut dilaksanakan oleh desa yang diketuai kepala desa.

Bermain pada publikasi desa ini bukan yang pertama kalinya yang dilakukan oleh Oknum Kadis PMD Lamtim, Syahrul Syah, akan tetapi beberapa hal lainnya seperti masalah Website Desa, pelatihan Jurnalistik kepada kepala desa dan pelatihan lainnya. Bahkan masalah pelatihan Jurnalistik bagi kepala desa sampai sekarang masih disidik oleh Kejari Sukadana.

Saat ditemui Kasi PMD Kecamatan Pekalongan, Hendera. Senin (5/11), menuturkan awalnya pulikasi desa tersebut akan dikelola oleh kepala desa masing – masing dengan dikoordinir oleh forum, akan tetapi setelah berkas penawaran sudah terkumpul dari masing – masing surat kabar baik cetak ataupun online, berkas – berkas tersebut diminta Dinas PMD Lamtim untuk dikirimkan kesana. “Kami tidak tau apa-apa, semua yang atur Dinas semua,” ujar Hendera.

Keterangan Kasi PMD Kecamatan tersebut ternyata bertentangan dengan keterangan Kepala Desa Pekalongan, Samsumar. Saat dimintai keterangan melalui Selulernya, mengatakan bahwa publikasi desa tersebut hasil permintaan oleh masing – masing kepala desa dengan pengajuan permohonan tertulis karena ketidak mampuan dari kepala desa untuk mengatur dana tersebut.

Permasalah dengan publikasi desa tersebut yang menunjuk masing – masing media sangat bertentangan dengan Juklak dan Juknis Dana Desa karena hak penggunanya adalah prerogatif kepala desa.

Adapun hak dan fungsi dari Dinas PMD adalah hak pengawasan dan pembinaan, mereka tidak boleh ikut campur terlalu jauh mengenai penggunaan dana desa. (NS)

REKOMENDASI UNTUK ANDA