by

KPD PU Dan PR Pekalongan Diduga Korupsi Berjamaah Bersama P3A

LAMPUNG TIMUR, BrataPos.com – Koordinator Pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KPD PU dan PR) Pekalongan diduga melakukan korupsi berjamaah bersama Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) kecamatan setempat.

Hal tersebut terbukti dengan beberapa proyek yang dilaksanakan oleh P3A Desa Siraman, Desa Tulus Rejo dan beberapa desa lainnya bermasalah.

Ketika dikonfirmasikan kepada Kepala KPD PU dan PR Pekalongan, Sumarno terkait permasalahan proyek P3A Desa Siraman yang dihubungi melalui selulernya mengatakan bahwa masalah tersebut bukan kewenangnya akan tetapi pada Dinas PU dan PR Kabupaten Lampung Timur. “Silahkan aja langsung ke Dinas,” jelas Marno kemarin, (28/11).

Seharusnya selaku KPD melaksanakan pengawasan, meneliti dan memberikan pengarahan-pengarahan teknis dalam rangka pelaksanaan pekerjaan dan memberikan petunjuk, bimbingan dan saran kepada penyedia jasa atas pelaksanaan pekerjaan yang sedang berjalan, supaya dapat mencapai hasil sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Surat Perjanjian atau dokumen Kontrak Pekerjaan.

Hal yang disampaikan Sumarno selaku KPD PU dan PR bertentangan dengan kewenangannya, yaitu menghentikan pelaksanaan pekerjaan jika terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya dan melaporkan kepada Pengendali kegiatan mengenai segala hal yang perlu dan berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam melaksanakan tugasnya Koordinator Pelaksanaan / Direksi Pekerjaan dibantu oleh Pengawas Lapangan yang ditunjuk dengan Surat Keputusan PPK.

Pembuatan laporan atas hasil pelaksanaan tugas secara berkala kepada PPK. (ns)

REKOMENDASI UNTUK ANDA