by

Warga Perak, Divonis 8 Tahun Penjara

SURABAYA, BrataPos.com – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perkara narkoba dengan agenda putusan (Vonis) yang digelar ruang sidang Garuda II Rabu (28/11/2018).

Hairus Soleh bin Sutrisno (37) tahun pria asal jalan Indrapura Jaya PJKA Perak Surabaya ini, kembali menjalani sidang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya dalam peredaran narkoba.

Persidangan yang dipimpin oleh Achmad Virza selaku ketua Majelis Hakim ini mengagendakan putusan, surat putusan dibacakan Majelis Hakim, dalam amar putusannya mengadili menghukum terdakwa Hairus Soleh dengan pidana penjara selama (8) delapan tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan.

Putusan tersebut dinilai lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Adhi Ginanjar dari Kejari Tanjung Perak, sementara terdakwa yang di dampingi Sandhy Krisna selaku kuasa hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lacak menyatakan terima atas putusan tersebut.

Untuk di ketahui, bahwa sebelumnya terdakwa dituntut jaksa penuntut umum (JPU) dengan pidana penjara selama (10) sepuluh tahun penjara, denda sebesar Rp 1 milyar serta Subsidair (1) satu tahun kurungan.

Adapun tuntutan Jaksa berdasarkan barang bukti yang dimiliki terdakwa sebagai berikut, (1) satu buah dompet warna coklat yang didalamnya terdapat (14) empat belas plastik klip kosong, (1) satu buah timbangan elektrik, (2) dua kantong plastik klip berisi sabu seberat masing masing 1,24 gram, (6) enam kantong plastik klip berisi sabu dengan berat masing masing 0,43 gram, (10) sepuluh kantong plastik klip berisi sabu dengan berat masing masing 0,31 gram.

Sehingga terdakwa dinyatakan bersalah secara sah karena melakukan tindak pidana melanggar hukum, untuk itu jaksa penuntut umum(JPU)menjerat terdakwa sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 (Bnd/Zs)

REKOMENDASI UNTUK ANDA