by

Akibat Bau Busuk Limbah Ikan, Warga Desa Branta Pesisir Datangi Kantor Balai

PAMEKASAN, BrataPos.com – Tak kuat dengan bau busuk limbah ikan dari tempat usaha, terpaksa masyarakat setempat mendatangi Kantor Balai Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, untuk melaporkan persoalan pencemaran lingkungan disekitar lokasi tempat usaha tersebut, Minggu (25/11/ 2018).

Kedatangan mereka ke Kantor Balai Desa tersebut untuk melaporkan dan menyampaikan keluhannya mengenai limbah usaha ikan di Dusun Bandaran, Desa Branta Pesisir yang menimbulkan bau menyengat sehingga mengganggu masyarakat.

“Kedatangannya kami untuk melaporkan tempat usaha tersebut dan kami berharap pemilik usaha untuk menghentikan aktifitas usaha itu karena dampaknya sangat membahayakan kesehatan masayarakat,” ucap Ach Furchoni, salah satu warga Dusun Bandaran.

Menurutnya, aroma tak sedap tersebut sudah lama dirasakan oleh warga karena usaha ikan tersebut sudah berjalan lama. Tidak hanya itu, dia juga mengeluhkan tempat usaha itu yang memakan jalan umum sehingga jalan tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kami berharap cepat ada tindakan untuk menyelesaikan masalah ini,” ucapnya.

Sementara Sultan Taqdir Ali Sahbana selakun Kasi Tata Usaha dan Umum di Desa Branta Pesisir mengatakan, laporan masyarakat ini akan segera saya sampaikan kepada kepala desa agar permasalahan ini segera ditindaklanjuti.

IMG-20181127-WA0016Sultan melanjutkan, dia mengakui memang dari kemarin kemarinnya banyak warga yang datang ke rumahnya mengadu tentang keluhan tersebut.

“ya mas memang dari kemarin-kemarinnya warga banyak warga yang datang kerumah mengadu dan mengeluh ke saya kalau mereka merasa terganggu dengan bau yang tak sedap dan menyengat yang di sebabkan dari limbah perusahan ikan tersebut”, lanjutnya Sultan.

Sultan menambahkan sejauh ini dari pemilik usaha tersebut belum ada yang mengurus izin usaha atau meminta pengantar izin usaha untuk diterbitkan SIUP kepada pihak desa.

Tidak hanya itu, Sultan menegaskan izin gangguan (HO) juga tidak mengantongi.(Anton)

REKOMENDASI UNTUK ANDA