by

Penyerahan Bantuan Mobil Ambulance Program CSR Tahun 2018

KABUPATEN TANGERANG, BrataPos.com – Kepala Gardu Induk PLN Cikupa, Edi Sastra dalam sambutannya mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih bahwa pada hari ini bisa bersilaturahmi dengan aparat desa Suka Asih, dimana sebenarnya program CSR adalah bentuk sumbangan dari Pemerintah khususnya PLN yakni sebuah mobil Ambulance. Kamis (22/11/2018).

“Kami minta agar mobil ini bisa dijaga serta dirawat, karena mobil adalah bantuan dari pemerintah khususnya PLN, dimana diketahui bahwa disini ada gardu induk pasar Kemis yang berdekatan dengan kantor Desa Suka Asih, yang tentunya sangat kasat mata terlihat gardu induk itu, “ucap Edi

Ditambahkan, bahwa untuk plat nomor mobil bantuan yang belum terpasang, pihaknya akan mengurus, dimana ia mewakili dari garduk induk PLN Cikupa. Jadi sekali lagi ini adalah program pemerintah khususnya PLN yang begitu sangat peduli terhadap lingkungan.

Digambarkan dulu ada pihak yang tidak bertanggung jawab terhadap inventarisasi barang milik PLN yang diambil untuk dijual dengan keuntungan serta kepentingan pribadi, makanya pihaknya minta kepada aparat desa agar bisa menjaga gardu yang memang berdekatan dengan kantor desa Suka Asih. Intinya bisa saling menjaga serta membutuhkan pengamanan, dimana gardu induk pasar kemis berkekuatan 20.000 voltase,” bebernya.

Tambahnya, jika ada masyarakat yang bermain layangan, pihaknya mohon jangan sampai mengganggu operasional gardu tersebut, jadi pihaknya mohon bantuan dari aparat Desa untuk bisa menjaga ketertibannya.

Dan CSR ini adalah bentuk kepedulian dari pemerintah khususnya PLN. Tapi bentuan ini bukan mobil saja, melainkan berbagai macam seperti sanitasi/alat alat sekolah serta bantuan untuk kegiatan keagamaan.

Sementara kepala desa Suka Asih Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang Usnata, mengatakan bahwa ia mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan pemerintah khususnya PLN yaitu 1 unit mobil ambulance dengan nilai harga 160 juta sebagai kepedulian terhadap masyarakat Suka Asih.

“Mudah-mudahan bentuk kerja sama antara PLN dan masyarakat Desa Suka Asih bisa berkelanjutan, seperti diketahui dimana wilayah Suka Asih sebetulnya ada 48 perusahaan yang ada, tetapi hanya 18 perusahaan yang ikut berpartisipasi kepada masyarakat desa Suka Asih,” jelas Usnata.IMG-20181122-WA0016

H. Matsana BPD Desa Suka Asih, Pasar Kemis, Kabupsten Tangerang mengatakan bahwa berkat adanya PLN banyak manfaat yang diberikan seperti penerangan yang banyak manfaat untuk masyarakat seperti lampu/AC dll. Dimana ini adalah semua ditransmisin dari PLN yang akhirnya dinikmati kemasyrakat.

“Yang pasti disini ada aturannya dalam pemeliharan listrik, tidak bisa asal bangun asal berdiri. Dimana harus berjarak 5 meter antara rumah, dimana disarankan posisikan listrik yang tepat, jangan sampai terjangkau atau dibuat main oleh anak anak kita, karena akan beresiko tinggi akibat bila ada kejadian kosleting listrik.

“Maka untuk itu ia minta harus ber-hati hati dengan listrik itu. Karena PLN adalah salah satu satu perusahaan yang memberikan kontribusi masalah penerangan dan lain sebagainya,” ujar H. Matsana.

Harapannya, dihimbau agar anak-ansk bila bermain layangan dibawah tegangan listrik akan membayakan bagi semua serta dapat merugika pihak PLN sebagai perusahaan negara pendistribusian penerangan.

KH. Jamsuri dalam penutupan ini mengatakan Semoga Allah memberikan hidayah bagi PLN sebagi perusahaan negara yang begitu peduli terhadap masyarakat Suka Asih. (Fatah)

REKOMENDASI UNTUK ANDA