by

Satpol PP Tindak Tegas PKL Yang Sudah Disegel Masih Berjualan Dikenakan Denda 5 Juta

KOTA TANGERANG, BrataPos.com -Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) memberlakukan Peraturan Daerah nomor 8 tahun 2018 tentang Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Perda 8/2018 Tramtibum Linmas). Bagi mereka yang melanggar Perda ini dikenakan sanksi denda cukup berat, Selasa (13/11/18).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Gakumda) Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Tangerang Kaonang S.Sos, MM.

Menurut Kaonang menyampaikan bahwa Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan yang diatur didalam Perda No 8 Tahun 2018.

“Pedagang kaki lima yang berdagang di badan jalan didenda minimal Rp.500 ribu. Tempat usaha yang sudah disegel, namun masih melakukan aktivitas maka dikenakan denda minimal Rp.5 juta,” tegas Kaonang pada awak media di Mako Satpol PP Kota Tangerang-Banten.

Selama ini Satpol PP, berusaha melakukan penertiban dengan menangkap pedagang minuman keras (Miras).

“Namun ganjaran hukuman yang ditimpakan kepada penjual selama ini sangat ringan. Mereka didenda hanya kisaran ratusan ribu rupiah. Sangat jarang ada yang didenda mencapai jutaan rupiah,” kata Kaonang.

Terus terang secara pribadi saya kecewa dengan sanksi yang ringan itu. Namun itu kan keputusan hukum dari hakim di pengadilan. Dengan Perda 8/2018 ini maka sanksinya berat, diharapkan pada Januari 2019 dapat di berlakukan, sambung Kaonang.

Pemkot Tangerang terus mensosialisasi Perda ini melalui media cetak, media online dan stiker serta spanduk. Melalui sosialisasi yang gencar ini, diharapkan agar masyarakat bisa memahami dan mengetahui bahwa Perda ini segera diberlakukan.

“Ini harapan Satpol PP Kota Tangerang ini harus tertib. Perda ini sudah disahkan dan akan diberlakukan Januari 2019. Diharapkan organisasi perangkat dinas terkait untuk membantu memasang rambu-rambu yang diatur dalam Perda in,” paparnya. (Soleh/Hartono)

REKOMENDASI UNTUK ANDA