by

Tenaga Ahli, Desak Mundur Pendamping Desa yang Maju Sebagai Caleg

SUMENEP, BrataPos.com – Pendamping Desa (PD) di Kabupaten Sumenep, Madura, ada tiga orang yang maju sebagai Caleg. Jika mereka sudah resmi masuk Daftar Calon Tetap (DCT) pemilu 2019 seharusnya segera mundur dari jabatannya.

Apabila tidak ada respon mengenai tersebut akan diberlakukan sanksi. Salah satunya tidak akan menandatangani laporan, sehingga mereka secara otomatis tidak bisa menerima gaji.

“Saya tidak mau tandatangan itu,” kata Koordinator Pendamping Tenaga Ahli, Sumenep, R. Abd Rahman saat dikonfirmasi, Senin (12/11/2018).

Menurut Rahman, pendamping Desa (PD) secara administrasi belum mengundurkan diri. Namun secara lisan sudah tidak lagi menyusun laporan.

“Sudah bikin surat pengunduran diri, tapi katanya hilang. Saya sudah suruh cepat buat lagi. Tapi sudah tidak membuat laporan, dan sudah dua bulan tidak digaji. Kalau satu bulan lagi tidak buat laporan secara otomatis out,” tegas dia.

Lanjut Rahman, Pendamping Desa (PD) di Sumenep terdapat tiga orang yang mencalonkan diri di Pileg 2019. Hanya saja dua diantaranya telah dipindah ke daerah luar Madura.

“Kalau itu saya sudah tidak punya kewenangan, biar Gresik yang eksekusi,” tutup dia. (zain/rahman)

REKOMENDASI UNTUK ANDA