by

Pelaku Pembunuh Pengemudi Online, Dijerat Pasal 340 KHUP

KABUPATEN TANGERANG, BrataPos.com – Polres Kota Tangerang terus mengungkap berbagai kasus salah satu kasus pembunuhan seorang Pengemudi Online, melalui Siaran Pers, Senin (12/11/18) oleh Kapolres Kombes Pol Sabilul Alif di Mapolresta Tangerang Tigaraksa Kabupaten Tangerang Banten.

Menurut Kapolres bahwa kasus pembunuhan tersebut sudah ditangani melalui jajarannya. Ia pun menyampaikan, saat ini pihaknya menangkap REH (22), terduga pelaku kedua pembunuhan pengemudi Online Jap Son Tauw (68) di kali Cadas, Kabupaten Tangerang – Banten.

“Namun dari pelaku beberapa waktu lalu sempat kabur kedaerah Banjarnegara, Jawa Tengah, sehingga REH (22) berhasil ditangkap,” ungkapnya.

Disamping itu Sabilul Alif mengatakan, para pelaku akan dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Di Pasal itu menerangkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan yang menunjukkan kedua REH dan RLP tersangka pembunuhan sudah merencanakan aksi itu dengan matang,” tegas Sabilul dihadapan awak media.

Dari kronologis kasus pembunuhan tersebut Sabilul menyampaikan, bahwa para tersangka merencanakan segala sesuatunya.

“Para pelaku sudah menyiapkan pisau, tali penjerat, karung, dan bahkan batu yang digunakan sebagai pemberat. Ini artinya, aksi para tersangka sudah direncanakan,” jelasnya.

Semua tersangka adalah tersangka utama. Hal itu, kata dia, berdasarkan pengakuan para tersangka yang melakukan tindakan terencana.

“Jadi ada tersangka yang menghunuskan pisau, mencekik korban, dan memegangi. Dari kronologis itu, semua tersangka perannya adalah tersangka utama,” jelasnya.

Dikatakan Sabilul, motif para tersangka adalah melakukan perampokan mobil. Usai melakukan aksi, kata Sabilul, penadah yang dijanjikan tidak bisa dihubungi. Oleh karena itulah, lanjut dia, para tersangka meninggalkan mobil di wilayah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

“Yang dibawa para tersangka hanya telepon genggam korban dan dompet,” imbuhnya.

Kepada polisi, lanjut Sabilul, para tersangka nekat melakukan aksi itu karena kebutuhan ekonomi.

Saat ini penyidik terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan para tersangka terhubung ke sindikat spesialis perampok taksi online.

“Para tersangka diperiksa intensif dan dikonfrontir untuk mendapatkan keterangan sebagai bahan pengembangan kasus ini, sampai saat ini anggota kami sedang memburu RLP, salah satu pelaku pembunuhan tersebut,” papar Kapolres Kombes Pol Sabilul Alif. (Soleh/Hartono/Fatah)

REKOMENDASI UNTUK ANDA