by

Jaksa Novi, Soroti Paralegal di PN Gresik

GRESIK, BrataPos.com – Kejaksaan Negeri Gresik menyoroti keberadaan paralegal di Posbakum Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Pasalnya, setiap sidang yang menggunakan jasa posbakum yang menyidangkan paralegal dimana secara legal standing tidak memiliki kewenangan untuk beracara di ruang sidang kemarin (8/11/2018).

Hal itu diungkapkan langsung oleh Jaksa Beatrix Novie S Temmar ketika melakukan tanggapan eksepsi dari kuasa hukum terdakwa narkotika Dwi Prasetyo Nugroho. Menurutnya, kuasa hukum yang mendampingi terdakwa selama 3 kali sidang tidak bisa menunjukkan berita acara sumpah (BAS) dan kartu anggota Advokat sesuai yang diatur pada UU No.18 tahun 2003.

“Kami keberatan dan menolak dengan tegas kuasa hukum yang mendapingi terdakwa. Mohon terdakwa didampingi oleh kuasa hukum yang berkopenten dan memilik izin sebagai Advokad,” tegas Jaksa Novie saat membacakan tanggapan eksepsi.

Selanjutnya, dalam sidang lanjutan putusan sela yang dipimpin langsung Ketua Majelis hakim Putu Gede Hariadi menolak eksepsi dari kuasa hukum terdakwa dari Posbakum Juris Law Firm.

Menurutnya, dakwaan jaksa sudah sesuai dan tepat dan tidak ada kesalahaan. Terkait locus delicty yang diutarakan dalam eksepsi dimana Pengadilan tidak berhak untuk memeriksa perkara ini, sepenuhnya ditolak.

“Eksepsi kuasa hukum terdakwa ditolak, dan memerintahkan jaksa penuntut umum untuk melanjutkan perkara ini dengan menghadirkan para saksi,” tegas Putu Gede Hariadi saat membacakan putusan sela.

Sementara itu, Pemilik Posbakum Juris Law Firm, Faridatul Bahiyah, SH ketika dikonfirmasi terkait keberatan jaksa tentang keberadaan paralegal dirinya mengatakan tidak apa-apa. Mereka kan magang disini, jadi menurut saya tidak apa-apa mereka sidang.

“Pasalnya, mereka merupakan Paralegal yang resmi bukan liar. Kalau mereka punya BAS gak mungkin mereka disini, pasti mereka akan beracara sendiri,” dalihnya. (jml)

REKOMENDASI UNTUK ANDA