by

Revolosi Industri Ala Ridwan Hisjam Kuliah Tamu di UNIRRA

MALANG, BrataPos.com – Anggota DPR RI Komisi VII, Ridwan Hisjam terus melakukan sosialisasi dan pemahaman tentang Revolusi Industri 4.0. Khususnya bagi generasi muda yang harus siap menghadapi perkembangan teknologi.

“Revolusi Industri 4.0 merupakan upaya transfomasi menuju perbaikan. Dengan mengintegrasikan dunia online dan lini produksi di industri. Semua proses produksi berjalan dengan internet sebagai penopang utama, jadi sejak sekarang harus disosialisasikan,” terang politisi partai Golkar tersebut saat menjadi pemateri dalam Kuliah Tamu di Universitas Islam Raden Rahmat, Malang, Selasa (6/11/18).

Ridwan juga menjelaskan, jika Revolusi Industri 4.0 sudah mulai berkembang dinegara-negara maju dimulai dari Jerman. Kemudian negara-negara Asia lain mengadopsi. Misalnya India mempunyai Make in India, Thailand punya Thailand 4.0.

“Melihat perkembangan yang ada, Indonesia memilih Making Indonesia,” imbuhnya dalam kegiatan yang dibuka langsung oleh Rektor UNIRA.

Untuk merealisasikan progran Revolusi Industri tersebut, lanjut Ridwan, tentu harus diimbangi dengan peningkatan SDM yang ada. Sehingga pemerintah pusat bersama DPR RI berencana merombak sistem pendidikan dengan lebih menekankan pada
STEAM (Science, Technology, Engineering, the Arts, dan Mathematics).

“Menyelaraskan kurikulum pendidikan nasional dengan kebutuhan industri di masa mendatang. Indonesia akan bekerja sama dengan pelaku industri dan pemerintah asing untuk meningkatkan kualitas sekolah kejuruan. Ini demi memperbaiki program mobilitas tenaga kerja global untuk memanfaatkan ketersediaan SDM,” tambah  pria yang juga Wakil Ketua Komisi VII DPR RI tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut para  Civitas Akademika, para dosen dan seluruh karyawan. Hadir pula mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi dan PPA di tahun 2018 serta sekretaris Yayasan. (Hadi/Ard)

REKOMENDASI UNTUK ANDA