by

Membusuk, Warga Keluhkan Bau Tidak Sedap di Saluran Sekunder

SAMPANG, BrataPos.com – Aliran air atau bisa di sebut dengan anak sungai di Jl. Syamsul Arifin tepatnya di baratnya pasar sapi Kabupaten Sampang tampak sampah menggenangi air di saluran sekunder (besar), hampir setiap sisi saluran tersebut. Mulai dari plastik, pempers, botol dan kayu sehingga mengakibatkan air jadi keruh dan berbau busuk.

Ada sampah yang ikut mengalir, sebagian lagi tersangkut dan menumpuk. Warna air di saluran sekunder tersebut juga nampak hitam pekat. Aromanya pun tak sedap dihirup. Bau limbah menyengat ke dalam hidung.

(S) anisial (34), warga sekitar mengungkapkan sampah sejak lama dibiarkan saja tidak ada pembersihan sampah-sampah yang tersangkut tidak ditangani,

“Biasanya enggak sebanyak ini sampahnya,” kata S saat berbincang dengan BrataPos.com, Senin (29/10/2018).

Kondisi kali diakui memang hitam dan berbau, dan sangat menggangu kami seakan bukan tinggal di rumah tapi di tempat sampah dengan bau seperti ini, imbuhnya.

Warga lainnya, H Abdul Hedi (30), menuturkan bahwa sangat-sangat mengganggu, karena bau busuk berasal dari saluran sekunder di dekatnya.

“Kalau bau itu siang malam mas saya sudah gak tahan. Ya kalau bisa di bersihkan jangan di biarkan,” keluhnya.

Di sisi lain sekretaris LSM LPKP2HI Sampang Yevie D (mas cepy) mengatakan bertumpuknya Sampah yang berada di aliran air di sekunder atau di saluran pemukiman pasti akan menimbulkan polusi terutama polusi udara, tuturnya.IMG-20181029-WA0094Polusi udara ini yang sangat menganggu pernapasan warga sekitar atau warga yang sedang melintas. Kepada instansi terkait tolong perhatiannya, agar tumpukan sampah tersebut bisa di evakuasi dengan cepat, agar tidak menggangu masyarakat sekitar, imbuhnya.

Saat di konfirmasi Syafiuddin kasi kebersihan di kantor BLH beliau mengatakan, itu tanggung jawab PU PR mas jadi saya hanya nunggu kerjasamanya dari dinas PU PR.

Terpisah saat kami di konfirmasi pada Erfan Efendi, SE kasi perlindungan dan pemanfaatan sungai tidak ada di kantornya dan melalui telepon selulernya juga tidak di respon. (ryn/far)

REKOMENDASI UNTUK ANDA