by

Tim SAR Gabungan Pamekasan, Kembali Evakuasi Penemuan Jenazah

PAMEKASAN, BrataPos.com – Tadi Pagi ditemukan lagi Satu Jenazah laki-laki dalam keadaan mengapung di perairan pantai tlanakan Pamekasan yang diduga korban kapal KM Cahaya Bahari Jaya yang diduga tenggelam pada jum’at 19 oktober 2018 lalu.

Petugas dari Tim SAR Gabungan tadi langsung mengevakuasi jenazah tersebut, yang terdiri dari Tim Sar Polda Jatim, BPBD Pamekasan, Tagana Dinsos, Polsek Pademawu, Polsek Tlanakan serta anggota Koramil Tlanakan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jum’at, (26/10/2018).

Menurut keterangan dari beberapa sumber informasi di lokasi Tim Sar Gabungan melakukan evakuasi menuturkan, satu jenazah itu ditemukan oleh warga Desa Ambet, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan dalam keadaan mengapung di pinggir pantai laut desa setempat.

Sementara itu, Budi Cahyono, selaku Supervisor BPBD Pamekasan mengatakan, penemuan sesosok mayat di Desa Ambet Kecamatan Tlanakan, Pamekasan itu berkat laporan dari masyarakat desa setempat. Diduga, mayat adalah korban ABK KM Cahaya Bahari Jaya yang tenggelam pada saat berlayar dari Probolinggo dan hilang kontak pada Jum’at (19/10/2018) malam lalu.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat desa setempat bahwa telah menemukan sesosok mayat di pinggir pantai sekira pukul 08.00 WIB,” kata Budi Cahyono, Supervisor BPBD Pamekasan.IMG-20181026-WA0030Budi Cahyono menjelaskan, atas informasi dari masyarakat tersebut pihaknya bersama petugas gabungan dari tim SAR, BPBD, Tagana Dinsos, Polsek Tlanakan serta anggota Koramil Tlanakan langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi jenazah dan selanjutnya jenazah langsung dilarikan ke RSUD dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan, untuk dilakukan visum dan identifikasi.

“Untuk sementara saat ini identitas mayat masih belum diketahui, tapi dugaan sementara mayat juga merupakan ABK KM Cahaya Bahari Jaya, kita tunggu saja nanti hasil visum,” jelasnya Budi.

Diberitakan sebelumnya, tiga jenazah korban dari kapal KM Cahaya Bahari Jaya yang berangkat berlayar dari perairan Probolinggo hari kamis,18 oktober 2018 dan hilang kontak diduga tenggelam pada Jum’at 19 oktober 2018 malam lalu telah ditemukan dan berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.

Sementara untuk jenazah yang sudah terindikasi sebanyak 3 orang di antaranya, atas nama Rohim (50), ditemukan hari Minggu, tanggal 21 oktober 2018, warga mayangan probolinggo, Atas nama Iwan (28), ditemukan hari kamis tanggal 25 oktober 2018, warga mayangan probolinggo dan Tommi (18), ditemukan hari kamis 25 oktober 2018 yang juga warga Mayangan Probolinggo. (Anton).

REKOMENDASI UNTUK ANDA