by

Sabu Sabu Menghantar Pengguna Ke Jeruji Besi

SURABAYA, BrataPos.com – Achmad Tohari (40) merupakan pengguna narkotika jenis sabu-sabu yang berhasil ditangkap oleh Polsek Karang Pilang Surabaya pada hari Sabtu kemarin (01/09/2018).

Pelaku yang kesehariannya bekerja serabutan itu ditangkap di rumahnya di Jl. Margorejo Gang 02 No. 06 Rt 04 Rw 03 Kelurahan Margorejo, Kecamatan Wonocolo, kota Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang AKP Marji Wibowo S.H., saat dikonfirmasi mengatakan adanya penangkapan tersebut. Benar kami telah mengamankan pelaku yang diduga pengguna narkotika. Sekarang dalam proses penyidikan oleh anggota, katanya.

Penangkapan itu berawal dari informasi dari masyarakat. Setelah itu langsung dilakukan penyelidikan. Kemudian anggota langsung melakukan penangkapan. Waktu itu pelaku sedang berada di rumahnya di Jl. Wonocolo Pabrik Kulit, sehingga anggota tidak sulit menangkap pelaku, tambahnya.

Berdasarkan dari pengakuan tersangka, dia mendapatkan barang haram tersebut dari salah satu bandar bernama Cendol (nama samaran). Saat ini masih dalam pengejaran petugas bandar tersebut.

Menurut Kapolsek Karangpilang Kompol Noerijanto, Waktu ditangkap, pelaku sedang baring-baring di kamar tidurnya. Sewaktu dilakukan penggeledahan oleh petugas disaksikan oleh warga sekitar.IMG-20180925-WA0008Kami mendapatkan barang bukti (BB) klip plastik bening berisikan kristal putih serta seperangkat alat hisap sabu dan juga korek api, paparnya Minggu (23/09/2018).

Sedangkan barang bukti yang berhasil disita oleh Satuan Reserse Narkoba Polsek Karang Pilang, yakni 3 bungkus klip plastik berisi serbuk kristal putih bening diduga narkotika jenis sabu, 2 buah pipet kaca, 3 buah alat hisap sabu (Bong), 2 buah korek gas, 7 alat skrop sabu, 1 kantong kain warna hitam, 1 buah tempat kaca mata dan 1 unit handphone merk Samsung.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan kurungan paling singkat 5 Tahun dan paling lama 7 tahun Penjara, tegasnya. (Bnd)

REKOMENDASI UNTUK ANDA