oleh

Ngaku Dept Collektor, Warga Sampang Didakwa Pasal Berlapis

GRESIK, BrataPos.com – Terdakwa Khomsin (31) warga Taman Sari Sampang, Madura Jawa Timur menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Gresik (25/9/2018).

Lelaki yang kesehariannya tukang cari barang bekas (rongsokan) itu didakwa dengan pasal berlapis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mansur dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Sidang yang diketuai majelis hakim Edy, jaksa membacakan surat dakwaannya. Dalam dakwaannya pada hari Rabu (18/7/2018) yang lalu di Jl. R.A Kartini, Kebomas Gresik terdakwa bersama temannya yakni Saiful (DPO) yang mengendarai sepeda motor melakukan sweeping untuk mencari korban.

“Setelah mendapatkan korban yaitu Yanuar Dwi Rizki yang mengendarai sepeda motor CB 150, lalu terdakwa yang mengaku dept collektor menghadangnya dengan dalih bahwa korban mempunyai tunggakan pembayaran angsuran sepeda motor,” kata jaksa Mansyur.

Lanjut Mansur, korban merasa ketakutan saat itu juga korban hendak melakukan pembayaran di Bank Mandiri tidak jauh di tempat kejadian. Setelah sampai di Bank Mandiri lalu terdakwa membawa kabur sepeda motor korban.

“Korban pun berteriak minta tolong, namun terdakwa terus tancap gas ke arah Jl. Veteran hendak kabur ke Surabaya. Sesampai di perempatan Nippont Pain waktu itu lalu lintas sedang macet, tiba-tiba korban melakukan penghadangan,” sambung Mansur.IMG_20180925_172743Terdakwa sempat melepaskan diri dari hadangan korban. Melihat korban dengan terdakwa tarik menarik kendaraan lalu pengguna jalan lainnya dan petugas kepolisian yang menjaga lalu lintas menolong korban. Setelah itu korban beserta terdakwa dibawa ke pos pilisi.

“Setelah diintrogasi oleh petugas, terdakwa bersama korban dibawa ke kantor Polsek Kebomas. Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur pasal 378 dan 372 dengan ancaman 8 tahun penjara,” pugkasnya.

Sidang akhirnya ditunda pada hari Selasa (9/10/2018) pekan depan dengan agenda sidang keterangan saksi. Hakim pun meminta pada Jaksa agar menghadirkan saksi. (jml)

REKOMENDASI UNTUK ANDA