by

Polres Gresik, Terus Dalami Kasus OTT di Kantor Inspektorat

GRESIK, BrataPos.com – Sebanyak 5 petugas kepolisian dari Unit Tipiter Satreskrim Polres Gresik, Jawa Timur melakukan penggeledahan di Kantor Inspektorat Gresik yang berada di lantai III komplek Kantor Bupati Gresik Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Kecamatan Kebomas, Rabu (19/9/2018).

Lima anggota Unit Tipiter Satreskrim Polres Gresik yang dipimpin langsung oleh kanit Tipiter Iptu Agung Joko Hariono yang berpakaian preman itu tiba di kantor inspektorat sekitar jam 12.30 WIB. Setiba di kantor inspektorat langsung masuk ke ruang inspektorat.

Penggeledahan dilakukan menindaklanjuti paska Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim Saber Pungli Polres Gresik atas dugaan suap sebesar Rp 149 juta yang dilakukan oleh oknum pejabat Diskoperindag bersama oknum pejabat Inspektorat 2 pekan lalu.

Selama 3 jam di kantor dan ruang Kepala Inspektorat Gresik Hari Soerjono, petugas lalu keluar dengan membawa 15 dokumen penting yang tersimpan di dalam tas ransel hitam. Hal ini dilakukan untung mencari bukti tambahan untuk menentukan tersangka.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, anggota melakukan penggeledahan untuk bahan tambahan bukti penyelidikan dan penyidikan. Saat ini untuk melengkapi berkas pidana yang sedang ditangani Polres Gresik, katanya singkat.

Penggeledahan ini untuk penambahan bukti, dan pengembangan penyelidikan dan penyidikan,” ujar salah satu petugas di sela-sela melakukan penggeledahan di Kantor Inspektorat, Rabu (19/9/2018).

Kanit Tipiter Polres Gresik Iptu Agung Joko Hariono mengatakan, Penggeledahan ini untuk mencari bukti tambahan. Tadi ada 15 dokumen yang kita bawa sebagai tindak lanjut penyelidikan dan penyidikan, jelasnya.IMG_20180919_190341Diketahui, tim Saber Pungli Polres Gresik lakukan OTT di ruang Inspektorat pada 5 September 2018. Dalam OTT itu, petugas menyita barang bukti (BB) berupa uang tunai Rp 149 juta di dalam brangkas salah satu staf Inspektorat.

Dari situ petugas lalu memeriksa Kepala Diskoperindag dan UKM Agus Budiono, Staf Diskoperindag M. Zein dan Inspektur Pembantu III Inspektorat M. Kurniawan Eko Yulianto alias Wawan.

Dalam kasus ini, penyidik Tipiter juga telah meminta keterangan Kepala Inspektorat, Hari Soerjono, Kepala DPUTR Gunawan Setijadi, Kepala Dispora Jairrudin, Asisten II Siswadi Aprilianto, dan Setwan Darmawan. (jml)

REKOMENDASI UNTUK ANDA