by

Kejari Batu Dikabarkan Memanggil Para Saksi, Dugaan Korupsi di Satpol PP

BATU, BrataPos.com – Kejaksaan Negeri Batu benar-benar menunjukkan tajinya. Sebagai penegak hukum, Kejari Batu kebut proses penyidikan terkait Perkara dugaan tindak pidana korupsi.

Kali ini yang ditangani adalah pembayaran honorarium pelaksana kegiatan pengamanan Gedung Perkantoran Terpadu Pemkot Batu, tahun 2017 silam.

Dalam penanganan perkara dugaan korupsi yang membelit tubuh OPD Penegak Perda, Satpol PP Kota Batu. Dari penyelidikan saat ini, Kejari Batu menaikkan statusnya dari penyelidikan ketingkat penyidikan.

Selasa (18/9/2018), beredar kabar, mulai Senin hingga Rabu (19/9/2018), sudah dijadwalkan pemanggilan puluhan saksi. Hal itu dilakukan untuk memintai keterangan di Kejaksaan Negeri Batu, di bagian Tindak Pidana Khusus.

Menurut, salah satu anggota Sappol PP, berinisial YP, sejak hari senin ada 4 anggota Satpol PP yang dimintai keterangan. Hari ini selasa juga ada empat orang. Besok rabu juga 4 orang.

“Ya, kemarin rekan-rekan sudah dimintai keterangan oleh Kasi Pidsus Kajari Batu, Farriman Isandi Siregar, sebagai penyidik. Dan hari ini juga ada 4 rekan yang dimintai keterangan termasuk besok hari Rabu. Ini bukti pemanggilannya,” kata YP.

Untuk itu, YP, menjelaskan perihal surat panggilan sebagai saksi dari Kejaksaan Negeri Batu. YP juga merincikan surat pemanggilan dari Kejari Batu.

“Surat panggilan saksi Nomor: SP, 29 /0,5,44,/Fb, 1/09/2018. Dengan ini kami minta kedatangannya saudara, pada Rabu Tanggal 19/9/2018, Pukul 10.00 WIB, tempat Kantor Kejaksaan Negeri Batu, Jalan Sultan Agung, No 7, Kota Batu. Menghadap Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Kejari Batu, Farriman Isandi Siregar, membawa foto copi KTP,” terang YP.

Dengan begitu, YP menyatakan isi surat pemanggilan tersebut sebagai berikut, untuk didengar dan diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi. Tindak pidana korupsi yang dimaksud adalah pembayaran honorarium tim/panitia pelaksana kegiatan dengan uraiannya.

“Kegiatan pengamanan gedung perkantoran terpadu. Gedung DPRD, Rumah Dinas Wali Kota dan Rumah Dinas Wakil Wali Kota Batu, pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu, Tahun anggaran 2017,” urainya.

Berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Batu, tandas dia, dengan No, Print, -o2/o.5.44/Fd.1/o8/2018, tanggal 15 Agustus 2018. Batu 12 September 2018, atas nama Kejaksaan Negeri Batu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus selaku penyidik.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Nur Chusniah SH, belum dapat dikonfirmasi. Sampai berita ini ditayangkan, mantan Biro litigasi dan non litigasi KPK ini belum memberikan keterangan resmi terkait rumor tersebut. (Ardian)

REKOMENDASI UNTUK ANDA