by

Dibalik Jeruji Besi, Akhir Pecandu Narkoba

SURABAYA, BrataPos.com – Muhlis Yanto (33) dan Joko Tri Rahmawan (28) hanya bisa menunduk tak berkutik saat didatangi Unit Reskrim Polsek Pakal Surabaya. Berdasarkan LP/36/A/VIII/2018/Jatim /Restabes Sbya/Sek Pakal, Tanggal 11 Agustus 2018, jam 14.00 WIB.

Kedua pria asal Bulak banteng Wetan VII No 53 Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Kenjeran Surabaya (MuhlisYanto) dan Tenggumung wetan Gg IV No 25, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir Surabaya (JokoTri Rahmatan) didatangi polisi lantaran kedapatan pesta narkoba di rumah MuhlisYanto (Bulak Banteng Wetan VII No 53 Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Kenjeran Surabaya).

Setelah anggota Polsek Pakal mendapat info A1 dan melakukan lidik kemudian Sabtu (11/08/2018), jam 14.00 Wib dilakukan penangkapan saat transaksi dan pesta sabu berlangsung di rumah MuhlisYanto (tersangka).

Menurut Kapolsek pakal Kompol Subagio mengatakan untuk barang bukti yang kami amankan sebuah pipet kaca yang masih ada sisa sabu-sabu, sebuah bong botol yang ada dua lobang pada tutupnya, sebuah korek gas yang dalam keterangan kedua tersangka didapat dengan cara membeli Rp 100.000.- (seratus ribu), kepada tersangka INDRA yang saat ini menjadi target dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yang dikenalan di jalanan, jelasnya.

Setelah MUHLIS YANTO (tersangka) mendapatkan barang sabu sabu dengan seperangkat alat hisapnya kemudian menelepon terlapor JOKO TRI RAHMAWAN temannya untuk mengajak pesta / menghisap sabu sabu bersama dirumahnya, disitulah terjadinya penggerebekan dan penangkapan keduanya, tambanya.

Untuk kedua tersangka Setiap orang tanpa hak dan melawan hukum Memiliki, Mungusai, menyimpan Narkotika Gol I bakan tanaman ( sabu ) dan atau menyalah gunakan Narkotika untuk dikomsumsi sendiri. Sesuai rumusan Pasal 112 ayat ( 1 ) Jo Psl 127 UU RI No 35 Thn 2009 tenang Narkotika, tegasnya.(Bnd)

REKOMENDASI UNTUK ANDA