by

Jadikan Pedagang Kaki Lima Pendongkrak Perekonomian

Surabaya, Bratapos.com – Penggusuran yang akan dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terhadap pedagang Alminium yang berada di jalan Semarang Surabaya, Senin (16/07/18).

Pedagang yang sudah berpuluh-puluh tahun menempati di daerah tersebut, Padahal pedagang juga sudah membayar uang sewa, sampai terakhir 2010. Saat pedagang mau membayar untuk memperpanjang sewa ditolak.

Menurut Hasan salah satu korlap dari pedagang aluminium mengatakan, kita sudah menempati dan berjualan sudah berpuluh-puluh tahun mulai jaman kakek nenek kita, dan kita juga sudah membayar uang sewanya, padahal tanah ini tanah milik negara.

“Kita juga sebagai warga negara juga mempunyai hak untuk hidup dan juga mempunyi hak yang sama dimata hukum,” katanya.

Kita juga bagian masyarakat dan kita mau mempunyai hak dan kedudukan yang sama dimata hukum, kita juga mencari kehidupan untuk keluarga kita, dan kita menempati dan berjualan di jalan Semarang ini sudah bertahun-tahun bukan main gusur atau menyuruh kita pindah gitu saja.

“Pemerintah juga harus memperhatikan tempat relokasi apakah layak atau tidak, sambungnya.IMG-20180716-WA0036Dalam kasus pegusuran di jalan semarang ini, para pedang alminium di dampingi oleh Keluarga Besar Rakyat Surabaya Perjuangan (KBRSP) dan juga (PEGAS) Paguyuban Sebelas Pedagang Aluminium Surabaya yang siap membantu dan menolak penggusuran yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya.

Harusnya pemerintah meninjau ulang untuk tempat relokasi di sentral PKL yang ada didaerah demak Surabaya dan disini para pedagang pedagang sudah melakukan penggesaran lapak mundur 2 meter dari lokasi yang lama. Dan kita akan berkordinasi dengan Risma Wali kota Surabaya, sambungnya. (Bnd/irf)

REKOMENDASI UNTUK ANDA