oleh

TA Pendamping Desa Diduga Terlibat Politic Praktis

Sampang, Bratapos.com – Adanya dugaan tenaga Pendamping Desa yang disinyalir double job atau rangkap pekerjaan. Berdasarkan informasi, MR Tenaga Ahli Pendamping Desa tersebut yakni menjadi pengurus di salah satu Partai Politik (Parpol).

Pasalnya keterlibatan pendamping desa dalam kegiatan politik dan double jobs bertentangan dengan Standar Operasional dan Prosedur (SOP) Pembinaan dan Pengendalian Tenaga Pendamping Profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) serta pasal-pasal yang diperjanjikan dalam kontrak kerja dengan Pendamping Profesional.

Menanggapi dugaan tersebut, MR mengaku bahwa dirinya sudah mundur dari kepengurusan salah satu ParPol, ia juga mengaku awalnya tidak tahu kalau namanya terdaftar sebagai pengurus parpol.”ujar MR saat ditemui, selasa(29/05/2018).

Berdasarkan Undang-undang No 6 tentang desa dan Permendes No 3 tahun 2015 tentang pendamping desa.dalam undang-undang tersebut, pendamping desa dilarang berafiliasi dengan partai politik.

Peraturan ini harus ditegakkan untuk menjaga profesionalisme Pendamping desa dan kesuksesan Program Pembangunan dan Pengembangan Masyarakat Desa (P3MD). (tim)

REKOMENDASI UNTUK ANDA