oleh

Pecandu Narkoba, Divonis Berat

Last updated: Jumat, 1 Juni 2018, 09:19 WIB

Gresik, Bratapos.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik pada siang kemarin (31/5/18) membuka sidang perkara pidana Narkotika atas nama terdakwa Haris Prayogi Alias Betty, yang digelar di ruang sidang cakra dengan agenda pembacaan putusan.

Tahap demi tahap persidangan sudah dilalui pria 27 tahun itu, mulai dari pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Esti Candra sampai duplik dari Penasehat Hukum (PH) Nazilatul Fitria Amri. Dan kini telah tiba saatnya penentuan nasib pria pemilik salon Yaris Beauty ini.

Dalam sidang kali ini nampak berbeda, pria yang akrab disapa Betty ini tampak meneteskan air mata saat Majelis Hakim membacakan amar putusannya.

“Mengadili menyatakan Terdakwa Haris Prayogi Alias Betty terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Narkotika pasal 112 (1), menjatuhkan hukuman selama 4 tahun 6 bulan dan denda 800 juta rupiah”. Kata Putu Gede.IMG-20180601-WA0005Mendengar vonis yang dibacakan Majelis Hakim, Penasehat Hukum dan Penuntut Umum sama-sama mengambil sikap pikir-pikir. Usai persidangan Betty warga Jl. Veteran Singosari Kebomas-Gresik tampak kecewa dengan putusan Hakim.

“Pasal 127 Hanyalah untuk orang yang berduit”. Ucap Betty dengan penuh kekecewaan, sambil membuka rompi tahanan.

Di luar Persidangan, awak media sempat mewawancarai Penasehat Hukum dari Betty. Fakta-fakta persidangan sudah jelas arah dan unsur pasalnya, tapi Majelis Hakim berpendapat lain.

“Perkara ini belum berkekuatan hukum tetap, Kami masih ada waktu 7 hari untuk melakukan upaya hukum,” Ujar Ria sapaan akrabnya.

Perlu diketahui saat penangkapan oleh Sat Narkoba Polres Gresik, Betty sedang megkonsumsi shabu di sebuah salon beauty miliknya di Jl. Veteran Gresik. Anak semata wayang tersebut sudah kecanduan shabu sejak setahun silang. Karena baginya shabu dapat menambah stamina saat bekerja. (Jml)

REKOMENDASI UNTUK ANDA