by

Diduga Kurang Tegas Pada Rekanan Nakal, DPRKP Sampang Digeruduk LSM

Sampang, Bratapos.com – LSM PIAR (Pusat Informasi dan Advokasi Rakyat) mengadakan Audiensi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) kabupaten Sampang Kamis (24/5/18). Tujuan dari audiensi ini menindak lanjuti hasil temuan rekan-rekan LSM untuk minta pertanggung jawaban dari pihak terkait tentang adanya proyek yang di kerjakan di luar speck ataupun asal asalan.

Menurut Abd Hamid selaku Ketua LSM PIAR mengungkapkan, tujuannya berkunjung ke kantor DPRKP yaitu sehubungan dengan kegiatan proyek Pembangunan Drainase dan gorong-gorong di Jln Permata Selong Kota Sampang yang dikerjakan oleh CV. Air Mas. Adapun kegiatan Rabat Beton di tanggumong yang pekerjaannya di laksanakan oleh CV Tri Manunggal dimana kegiatan tersebut dikerjakan sembrono dan asal jadi.

“Dengan ini kami sampaikan dan mempertanyakan pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut lepas dari kepengawasan saudara sekalian atau emang ada kong kalikong dengan pihak rekanan tersebut oleh pihak PPK dan PPTK,” katanya menhawali pertanyan awal Audiensi dari Hamid Ketua LSM PiAR pada pihak DPRKP kabupaten Sampang.

Sementara pihak PPK Candra mengungkapkan, pihaknya akan bertanggung jawab dalam 30 hari pekerjaan, akan selesai dan karena sulit untuk menemukan tukang pekerja lapangan” (ungkapnya). Sempat terjadi percekcokan Rekan LSM dengan Pihak Cipta Karya karena tidak terimanya Abd Hamid dengan ungkapan yang seolah berdlih ataupun mengundur waktu deadline yang telah di minta oleh rekan rekan LSM.

sungguh teramat disayangkan karena pihak DPRKP kabupaten Sampang begitu melempem untuk menekan tindakan rekanan pekerjaan tersebut, apakah dibalik lemahnya pihak terkait ada indikasi kongkalikong ataupun permainan yang bisa memperkaya diri sendiri.

terlintas juga dipertengahan audiensi tersebut terucap mungkin tanpa disadari papan nama yang ada, dengan apa yang dikerjakan di lapangan tidak sama ungkap dari pihak dinas terkait, entah ada apa..? dengan proyek ini apakah adanya kurang pertanggung jawaban dan pengawasan lapangan oleh pihak terkait.

“Hasil pertemuan ini diharapkan dapat membantu pada semua pihak ataupun dapatkan tuntutan oleh rekan-rekan LSM PIAR. (far)

REKOMENDASI UNTUK ANDA