by

Satpol PP Gresik Obok-obok Warung Penjual Miras

Gresik, Bratapos.com – Belum genap satu minggu menjalani puasa ramadhan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik benar-benar untuk memberantas yang namanya penyakit masyarakat seperti minuman keras (Miras) dan pelacuran di kota Santri ini.

Terbukti hanya beberapa hari menjalani puasa, sudah dua kali melakukan operasi warung remang-remang yang menyediakan minuman keras. Seperti kemarin (22/5/18) di desa Hendrosari, Kecamatan Menganti-Gresik Satpol PP mengobok-obok warung yang disinyalir menjual minuman keras.

Setelah diendus oleh Satpol PP di Desa Hendrosari empat warung yang menjadi sasaran petugas yang diindikasi menjual miras, terbukti menjual miras. Setelah diperiksa petugas menenemukan barang bukti 50 botol, dengan tersangka Ali Iswanto, Supadi, Sholeh, dan Piin. Ke-empat pelaku ini warga Hendrosari.IMG-20180523-WA0007Mulyono, kepala bidang ketentraman dan ketertiban umum saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, kami mendapatkan laporan masyarakat bahwa 4 warung yang berlokasi di deda Hendrosari terbukti menjual minuman keras. Setelah dilakukan pengecekan oleh anggota ditemukan 50 botol bir bintang.

“Kami menjalani kegiatan untuk penertiban. Para tersangka melanggar perda No.15 tahun 2002 jo perda 19 tahun 2004 tentang larangan peredaran minuman keras,” katanya.

Mulyono menambahakan, dirinya menghimbau pada masyarakat yang ingin membuka warungnya di siang hari selama bulan suci ramadhan, agar menutupi warungnya dengar terpal, tujuannya agar menghormati masyarakat yang berpuasa.

“Bukan tidak menutup kemungkinan bila pengusaha masih bandel tidak mengindahkan himbauan satpol pp untuk menutup dengan terpal. Kami akan tindak sesuai dengan edaran pak bupati,” jelasnya. (jml/sun)

REKOMENDASI UNTUK ANDA