by

Kasun Karangan, Berlagak Tidak Tahu Dugaan Penjualan Tanah Negara

Lamongan, Bratapos.com – Diberitakan sebelumnya, pada tanggal 15 Mei 2018 dugaan penjualan tanah negara (TN) di Desa Tunggun Jagir, Kecamatan Mantup yang disaksikan oleh kasun Karangan yang bernama Suparto pada tahun 2004 terus mencuat oleh kalangan masyarakat.

Ironisnya kasun (Suparto) Karangan Desa Tunggun Jagir, Kecamatan Mantup tanah yang sudah di jual, kasun sebagai perantara sepertinya berlagak tidak tahu. Padahal sudah jelas tanah tersebut tanah negara. Kasun sudah puluhan tahun menjabat di dusunnya, tapi beralasan dirinya tidak tahu, sungguh sangat ironis (20/5/18).

Yang menjadi sorotan kali ini adalah pengakuan kasun yang Usut punya usut kasun tidak mengetahui tanah tersebut yang di jual ke SRP (inisial) memang benar-benar tanah negara. Ini sungguh sangat menjadi bahan tertawaan dikalangan masyarakat.

Kasun Karangan ini berlagak tidak tahu atau memang sengaja dibuat seperti itu untuk sedikit membenarkan dirinya bahwa menjual itu atas dasar tidak tahu. Kalau kasun itu tidak tahu menahu kalau tanah itu tanah negara yang di jual ya lucu mas.

“Kasun sudah berpuluh puluh tahun dan sudah termasuk sesepuh desa kok tidak tahu menahu itu kan lucu,” ujar seseorang yang tidak mau disebut namanya.IMG-20180520-WA0010Di tempat berbeda, Kepala Desa Tunggun Jagir, Sutoadi saat dikonfirmasi via SMS permasalahan yang melibatkan anak buahnya tersebut terkesan bungkam. Seakan-akan ada yang ditutupi atau memang diam dalam menangapi pertanyaan Media. Seharusnya Kepala Desa harus transparan memberikan statmen, karena pembenaran di mata masyarakat inilah yang di butuhkan.

Dalam hal ini Media Brata Pos akan terus mencari sumber-sumber jelas lainnya, alasan kasun karangan ini yang menjadi perantara penjualan tanah negara ini atas dasar apa menjualnya. Bersambung……(joko)

REKOMENDASI UNTUK ANDA