by

Polres Pamekasan, Ciduk Delapan Tersangka Narkotika Dan Miras

Pamekasan, Bratapos.com – Delapan tersangka narkoba dan peredaran tampa izin oplosan miras diciduk dan terjaring polisi tepatnya di wilayah Hukum Polres Pamekasan, Madura Jawa Timur Rabu, (25/04/18).

Menurut keterangan Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo dalam Press Releasenya menuturkan, delapan tersengka yang ditangkap terbukti menyalagunakan narkotika jenis shabu dan jenis pil dextro serta pengedar miras di wilayah hukumnya selama hasil OPS tumpas narkoba semeru 2018.

”Mereka kami tangkap ditempat yang berbeda beserta barang buktinya di wilayah hukum Polres Pamekasan, tepatnya daerah permukiman rumah kost dan toko. Ada dari dua tersangka yang mencoba melawan petugas. Alhamdulillah dengan inisiatif petugas gabungan Satresnarkoba keduanya berhasil diamankan,” tuturnya.IMG-20180425-WA0007Selain itu dirinya juga menjelaskan, bahwa tersangka narkotika jenis sabu ada empat tersangka, dan satu tersangka narkotika jenis pil dextro, berserta tiga pengedar Miras.

”Tersangka Pil koplo MK (30) warga Desa Branta Pesisir Kecamatan Tlanakan, tersangka shabu AM (36) warga Desa Malangan, Kecamatan Pademawu, DS (42) warga Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, DZ (22) warga Desa Pagantenan, Kecamatan Pagentenan, tersangka shabu dan SW (30) warga Desa Panaguan, Kecamatan Proppo. Sedangkan tersangka Miras LD (38) warga Jl P. Trunojoyo,91 Pamekasan, AH (38) Jl. Sersan Misrul lll/9B Pamekasan, dan BT (70) warga Jalan Jagalan, Kelurahan Barurambat, Pamekasan,” Ungkapnya.

Adapun Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan dari tersangka shabu 1.36 gram, pil Koplo sebanyak 985 butir, beserta alat hisap shabu, dan kemudian miras berbagai jenis merek yaitu dengan jumlah total keseluruhan 84 botol.

“Atas perbuatannya tersangka narkotika jenis shabu dikenai pasal 112 (1) jo 114 (1) jo 127 (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tetang narkotika dengan ancamanan kurungan penjara 5 sampai 15 Tahun. Dan narkotika jenis pil dikenai pasal 196 jo UU RI No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, kalau yang minuman keras hanya dikenakan (tipiring) saja,” jelasnya. (Anton)

REKOMENDASI UNTUK ANDA