by

Tes Ujian Perangkat Desa Sumberrejo Diduga Terjadi Pembocoran Soal

-Adventurial-1,050 views

Gresik, Bratapos.com – Penjaringan dan penyaringan perangkat desa sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat, pasalnya pemerintahan tingkat desa di era yang moderen ini menuntut perangkat untuk pandai dalam segi teknologi maupun segi materi pemerintahan. Tak heran akhir-akhir ini kepala desa membentuk tim penjaringan dan penyaringan perangkat desa (P3D) untuk mencari bibit perangkat desa yang terbaik diantara yang baik.

Ahmad Mudzakir selaku Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) Desa Sumberrejo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik melaksanakan tes ujian perangkat desa pada hari kamis (8/3/2018) di kantor kepala desa Sumberrejo.DSC_0728Calon perangkat desa yang mendaftar sebanyak 15 peserta memperebutkan 5 kursi kosong, dengan pendidikan terakhir rata-rata strata 1. Ujian dilaksanakan tepat pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.00 WIB.

Setelah berakhir waktu ujian, para peserta dipersilahkan untuk istirahat sembari menyaksikan pengoreksian soal yang dilakukan oleh tim P3D dibantu staff kecamatan. Saat waktu istirahat awak media berbincang dengan salah satu peserta ujian dan disinyalir adanya pembocoran soal ujian.

“Nek lolos engkok aku difoto karo melbu koran ta kak? Engkok aku fotoen seng apik terus lebokno koran seng gede fotone, aku yakin pasti lolos.” Ujar salah satu peserta ujian.

Saat diumumkannya peserta yang lolos seleksi ternyata memang benar peserta yang berbincang dengan awak media tersebut benar lolos dengan passing gread yang tinggi. Peserta yang lolos diantaranya Fachruddin (Sekdes), Siti Zubaidah (Kaur Tata Usaha dan Umum), Bisrul J (Kaur Keuangan), Iqbalul K (Kasi Perencanaan, dan Khoirur R (Kasi Kesrah).

Ahmad Mudzakir saat diwawancarai oleh awak media, dirinya menepis adanya soal bocor ke peserta Panitia sudah melaksanakan profesional sesuai mungkin. “kami bekerja sesuai dengan perbup no.19 tahun 2017 saya tidak berani macam-macam”. Katanya.IMG20180308113655

Disinggung soal mengantisipasi adanya peserta tidak terima menuntut hasil tes ujian itu dirinya berkeyakinan dan percaya tidak ada tuntutan dari peserta. Namun anehnya disaat peserta berbincang dengan media ini dirinya yakin lulus dalam tes ujian itu, terbukti saat pengumuman peserta tersebut yang mencalonkan diri sebagai Sekdes ternyata mendapat nilai 89. Dugaan soal ujian bocor.

Dari percakapan dan fakta yang ada, diduga adanya pembocoran soal ujian pada salah satu calon peserta tes ujian. Dan harus dicari fakta kebenarannya. (jml/sun)

 

REKOMENDASI UNTUK ANDA