by

Simpan Sabu Tujuh Poket, Warga Magersari Didenda 1 Miliar

Gresik, Bratapos.com – Biginilah jadinya bila bermain dengan narkoba. Makanya jangan pernah berpikir untuk coba-coba bermain barang setan (narkoba), bila tidak mau hidupnya mendekam dibalik pahitnya jeruji besi penjara. Hal ini dibuktikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik ketegasannya dalam memberikan efek jera bagi pelaku kasus narkoba.

Apa mau dikata bagi terdakwa Sutrisno warga Gunung Anyar RT 1, RW 5 Kelurahan Gunungsari Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto menerima tuntutan 8 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lila Yurifa Prihasti yang dibacakan pada persidangan yang digelar di Ruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Selasa (23/1/2018).

Dihadapan Ketua Majelis Hakim, Rahmansyah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lila Yurifa Prihasti menyatakan terdakwa Sutrisno berkeyakinan melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Jo pasal 84 ayat (2) HUHAP.

“Memohon kepada Majelis Hakim menyatakan, terdakwa Sutrisno terbukti bersalah. Dan terdakwa dituntut 8 (delapan) tahun penjara,” kata Jaksa Lila membacakan nota tuntutannya dihadapan hakim.IMG-20180124-WA0011

Selain hukuman badan, lanjut Jaksa asal Manukan Surabaya itu membebankan denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan kurungan penjara.

“Jaksa memerintahkan agar pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa dikurangkan secara keseluruhan dengan pidana yang telah dijalani oleh terdakwa, dan menyita 7 poket narkoba.” tegasnya.

Ketua Majelis Hakim Rahmansyah memberikan kesempatan kepada terdakwa atas tuntutan itu untuk melakukan pembelaan pada agenda sidang selanjutnya.

“Kita beri kesempatan bagi terdakwa, atau melalui Penasehat Hukumnya (PH) dari posbakum, Nazilatul Fitria Amri untuk membacakan pledoi (pembelaan, red) pada sidang pekan depan,” ucapnya sembari mengetuk palu tanda berakhirnya persidangan.

Usai sidang selaku Penasehat Hukum terdakwa Nazilatul Fitria Amri, akan segera menyusun pledoi untuk kliennya.

“Secepatnya akan kita susun pledoinya, sehingga bisa kami bacakan pada saat persidangan pekan depan,” ungkapnya.

Perlu diketahui, berawal informasi masyarakat di Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti, Gresik terdakwa sedang transaksi narkoba kemudian Unit Reskrim Polsek Cerme melakukan penyelidikan.

Tepatnya pada hari Kamis (12/10/2017) sekitar pukul 13.30 WIB di kamar kos terdakwa di Desa Pelemwatu berhasil diciduk. Setelah dilakukan penggeledahan Polisi menemukan 7 poket narkoba. lalu terdakwa bersama barang bukti digelandang ke Polsek Cerme dan terdakwa dijebloskan ke sel tahanan. (jml)

REKOMENDASI UNTUK ANDA