by

H-1 Hingga H+1 Idul Adha, Bupati Sambari Meminta Kendaraan Angkutan Tambang Libur Beroperasi

GRESIK – Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1438 H atau Hari Raya Qurban yang jatuh pada hari Jumat 1 September 2017 seluruh kendaraan yang bertonase besar dilarang melintas mulai hari ini, Kamis 31 Agustus 2017 hingga Minggu 3 September 2017.

Hal tersebut menyusul diterbitkannya Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Pehubungan Darat Nomor : SE. 16/AJ.201/DRJD/2017 tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Pembatasan Operasional Kendaraan Angkutan Barang Pada Saat Libur Panjang Hari Raya Idul Adha Tahun 2017.

Sebagai tindak lanjut atas surat edaran tersebut, Bupati Sambari menginginkan aktifitas operasional angkutan pertambangan untuk meliburkan aktifitasnya sementara waktu sesuai dengan surat edaran yang telah ditetapkan oleh Kemenhub tersebut.DSC_0163

“Untuk sementara waktu, saya minta kepada pengusaha angkutan pertambangan untuk meliburkan aktifitasnya sementara waktu hingga tanggal 3 September 2017 demi kelancaran arus lalu lintas,” kata Bupati.

Hal itu disampaikan usai melaksanakan apel gelar pasukan untuk pengamanan Idul Adha 1438 H / 2017 yang diikuti oleh seluruh jajaran kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP di halaman Kantor Dinas Perhubungan tadi pagi, Kamis (31/08/2017)

Untuk itu, Bupati Sambari memerintahkan Dinas Perhubungan untuk melakukan pemantauan terkait kondisi arus lalu lintas di jalur utama Kabupaten Gresik dan selalu melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Tak hanya itu, guna menekan angka kecelakaan yang kerab kali terjadi dan mengurangi polusi udara, Bupati Sambari mengingatkan para pengusaha untuk melakukan uji kelayakan (uji KIR) kendaraan operasionalnya. Sebab, jika kendaraan yang digunakan untuk operasional tersebut tidak layak beroperasi, maka ditakutkan terjadi hal-hal yang membahayakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya menjelaskan bahwa larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang ini berlaku pada jalan nasional, ini merupakan bentuk antisipasi kepadatan lalu lintas menghadapi libur panjang Hari raya Idul Adha 2017.

“Untuk kendaraan angkutan barang yang mengangkut sembako (Sembilan bahan pokok), BBM, Bahan Bakar Gas, ternak, pupuk, susu murni, barang antaran pos dan bahan baku ekspor/import boleh beroperasi selama masa libur panjang perayaan Idul Adha,” ujar Andhy.

Andhy juga mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan personel guna melakukan pengawasan dan menyiapkan rambu-rambu lalu lintas tambahan selama berlakunya surat edaran tersebut. (iis)

REKOMENDASI UNTUK ANDA