by

Keluarga Korban Menilai Merasa Janggal Dengan Kematian Korban Terkait Penipuan Kanjeng Dimas

SURABAYA, Masih Berkelanjutan dengan Keluarga Korban Melapor Kanjeng Dimas Tersebut Ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menilai dengan kematiannya Almarhum Kasianto merasa Janggal, (Senin lalu, 03/10/2016).

Dari para pihak Korban menyatakan siap melakukan Pembongkaran Makam Almarhum untuk kepentingan Penyidikan.

Meninggalnya Almarhum Kasianto ialah salah satu pengikut yang menjadi Korban Dugaan Penipuan Oleh Pelaku Kanjeng dimas kini yang di tahan Di Mapolda Jatim di nilai dari pihak Keluarga ada kejanggalan.

Berawal Almarhum Kasianto ini Meninggal Pada Tahun 2015 Lalu, Korban Meninggal setelah Satu Minggu Pulang dari Padepokan Kanjeng Dimas untuk melipat Gandakan Uang Rp.300 Juta yang telah di Setorkan, menjadi Milyaran Rupiah Kepada Istrinya Gunarsih Sebelum Pulang dari Padepokan di minta meminum segelas Air yang katanya air Zam-zam.

Wisnu Sunarsono, selaku Adik Ipar Korban Menjelaskan’, Usai pulang dari padepokan korban Jatuh Sakit, dan segera di larikan ke Rumah Sakit, setelah mendapat penanganan dari Rumah Sakit ┬áKorban di Vonis Sakit Kanker Paru-Paru Stadium Empat dengan Jari Sudah Membiru’, Jelasnya Wisnu.

Hal ini membuat dari pihak keluarga korban curiga di karenakan selama ini almarhum Kasianto tidak mempunyai riwayat sakit Paru-Paru, jika dalam Penyidikan petugas memerlukan alat buka, dari keluarga korban siap melakukan Pembongkaran Makam Almarhum Tersebut’, Paparnya Wisnu kepada awak media. (fzi)

REKOMENDASI UNTUK ANDA