by

Program P3KB Di Kecamatan Menganti; Di hadiri Oleh Wabup Gresik

BrataPos-Gresik. Pancanangan Penguatan Program Keluarga Berencana (P3KB) dan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Kabupaten Gresik Tahun 2016 yang di laksanakan di pondopo Kecamatan Menganti Rabu tanggal 07/09/16. Dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh Qosim, Msi. Dan juga di hadiri langsung oleh Kepala Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (KBPP) dr. Adi Yumanto, serta sebagai tuan rumah Camat Menganti Drs. Sutrisno, MM. Nampak juga Camat Wiringinanom, Camat Kedamean, Camat Driyorejo, Camat Manyar, Camat Bungah, jajaran Muspika Kecamatan Menganti, PKK, serta ribuan masyarakat Menganti.

Dalam sambutannya camat Menganti Drs. Sutrisno, MM menyampaikan, program (P3KB) ini di wilayah Menganti baru kali ini diadakan, dan kedepan saya akan segera sosialisasikan ke Desa masing-masing yang ada di wilayah Menganti, dan semoga program ini bermanfaat bagi masyarakat, karena saya yakin masyarakat antusias untuk mengikuti (P3KB), “kata orang nomor satu di Kecamatan Menganti ini._dsc1036

Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh Qosim, Msi. menyampaikan dan meminta kepada Camat yang hadir dalam acara ini, untuk benar-benar mengawal program ini, karena ini sangat bagus buat warga yang kalian pimpin saat ini yang ada di Kecamatan masing-masing, yang jelas saya meminta kepada Camat tolong jangan mementingkan diri sendiri, jadi dengan adanya program ini jangan disia-siakan, “pintanya Qosim kepada Camat yang hadir.

Qosim meminta kepada Kepala Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (KBPP) yaitu dr. Adi Yumanto untuk ditingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), karena awal motifasi dan moral berawal dari SDMnya, program ini sudah dibahas di DPRD Gresik untuk dibahas anggaran tahun 2017, dan mudah-mudahan honornya di tahun 2017 ada solusi untuk dinaikan, “sambungnya.

Adi Yumanto sebagai Kepala Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (KBPP) saat di wawancara awak Media Brata Pos mengatakan, dengan diadakan dan di sosialisasikannya (P3KB) ini oleh Wabup sangat tepat, karena Kabupaten Gresik ini (MKJP) masih rendah, dan masih dibawah rata-rata Nasional, “katanya.

Kita hanya mencapai 11 persen, sedangkan untuk mencapai target Nasional harus 32 persen, dari itulah kita harus mengoptimalkan program ini. Inilah namanya metode kontrosepsi jangka panjang, sedangkan metode KB yang terdiri dari ia yudi, susuk, dan implan ini metode yang aman buat masyarakat, “sambungnya. (jml/lid)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA