by

Pasukan Bonek 1927 Akan Datangi Kantor PSSI dan Kemenpora

SURABAYA. Sesudah memenangkan persidangan tanggal 30/06/16, kali ini, Bonek berencana kembali melakukan aksinya untuk mendatangi ke jakarta, namun kedatangan Bonek ke ibukota jakarta tidak untuk mendukung Persebaya bermain di Stadion GBK(Gelora Bung Karno) Senayan,akan tetapi kedatangan Bonek untuk menggeruduk kantor PSSI dan Kemenpora, bertujuan untuk menuntut PSSI agar  mengakui Persebaya 1927, Karena persebaya sudah puluhan tahun belum di akui PSSI. Pengakuan PSSI dibutuhkan setelah Persebaya memenangkan dalam sengketa perebutan merek dan logo Persebaya antara PT Persebaya Indonesia (PT PI) melawan PT Mitra Muda Inti Berlian (PT MMIB).

Kita akan paksa mereka (PSSI) untuk mengakui Persebaya, kita paksa mereka untuk memberikan jaminan kepastian agar Persebaya bisa ikut kompetisi sepakbola Indonesia.

Karena sejatinya Persebaya memang masih anggota PSSI yang sah, tegas Jonerly Simanjuntak, salah satu Bonek surabaya. Rencana bonek akan berangkat pada Minggu tanggal 31/07/2016 menggunakan kereta api. Aksi Bonek di depan kantor PSSI dan Kemenpora digelar pada keesokan harinya, Senin, 01/08/2016.BONEK

Genderang telah di tabuh tandah pergerakan dan perjuangan untuk membela klub kebanggaan dimulai,berjuangan lagi demi kebenaran yang  hakiki, cuit ForumBonek menanggapi rencana pendudukan kantor PSSI dan Menpora.

Forum Bonek sendiri mengkoordinir pemberangkatan Bonek ke Jakarta. Bagi Bonek yang ingin bergabung dengan aksi, bisa melakukan pendaftaran di Mess kantor persebaya indonesia(PI) jalan  Karanggayam 01 ploso tambaksari surabaya.

Biaya tiket kereta PP KA Kertajaya, Surabaya-Jakarta sebesar Rp 350 Ribu. Pendaftaran ditutup 25 Juli 2016, ujar Forum Bonek.
Bonek akan diberangkatkan dari Stasiun Pasar Turi menuju Jakarta. Untuk mengikuti perkembangan aksi Bonek di Jakarta, simak update tweet Forum Bonek dengan hastag #GrudukJakarta. (Bnd/iwe)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA