by

“Langgar UU Keselamatan Umum” Akan Terima Sanksi Teguran, Hingga Sanksi Pidana

-Terbaru-499 views

LUMAJANG, Bratapos.com- Mengingat Suasana yang kian hari semakin menjadi akan pesatnya penyebaran wabah virus corona (covid-19), hal tersebut membuat ujung tombaknya Polres Lumajang, AKBP. Adewira Negara Siregar.,S.I.K. M.S.i., telah memberikan himbauan tegas, yang harus dipatuhi oleh para pemilik toko maupun buat pembeli, yang mengacu kepada UU keselamatan umum.

Adanya himbauan yang ditentukan oleh Kapolres Lumajang, yaitu berupa edaran lembaran kertas yang disebarkan atau di tempelkan disebuah toko dan warung.

Seperti yang sudah dilakukan Kapolres Lumajang bersama PJU Polres Lumajang,
tepatnya Kamis (26/3/2020), pukul: 16.00 Wib, melaksanakan kegiatan dengan cara memberikan kertas himbauan, tentang pemberitahuan kepada para pemilik toko diseputaran kota Lumajang.

Dalam beberapa himbauan yang diedarkan diantaranya, bagi para penjual maupun pembeli, diharuskan untuk bersama-sama memakai masker maupun penutup hidung guna mencegah penularan virus covid-19.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, yang juga didampingi Wakapolres Lumajang dan juga pejabat utama disaat kegiatan, mendatangi toko-toko disepanjang Jalan Panglima Sudirman, seperti toko GM, dan Oriyon Supermarket dan toko-toko lainnya
diseputaran Kabupaten Lumajang.

Sedangkan para pemilik toko yang di datangi Kapolres Lumajang AKBP. Adewira dalam giat memberikan himbauan, semua nampak menyambutnya dengan penuh hormat dan ramah tamah.

“Demi keselamatan umum, kami himbau bagi penjual wajib memakai masker, dan menolak pembeli yang tidak memakai masker, memberi jarak antrian minimal kurang lebihnya satu meter,”tegasnya.

Selain itu, kedatangan Kapolres kepada para pemilik toko tak lain hanya untuk menekan penyebaran virus corona, dan agar mematuhi UU keselamatan umum.

“Buat pemilik toko diharapkan mematuhi beberapa UU keselamatan umum, yaitu harus pakai masker dan menolak pembeli yang tidak pakai masker, pesanan harus di bungkus, dan memberikan jarak antrian satu meter,”Ujar Adewira lagi.

Demi keamanan dan keselamatan umum, maka dari itu, apabila tidak mau mematuhi Undang-Undang akan diberikan sanksi. adapun sanksinya, yaitu berupa teguran, sanksi pembubaran, bahkan bisa sanski pidana.

“Diharapkan kerja samanya kepada semua pihak agar mematuhi Undang-Undang, dengan begitu kita dapat menekan angka penyebaran virus corona di Kabupaten Lumajang,”Pungkasnya. (Shelor).

Reporter: Shelor

Editor: Shelor

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA