by

Nusantara Tarigan Protes: Harus Duduk Dibawah Bukan Sejajar Meja Ketua

Lubuk Pakam , Bratapos.com – Surat dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tertanggal 2 Maret 2020 dengan nomor 170.12/1284/OTDA. Sesuai peraturan dan ketentuan pada pasal 91 Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2018 pasal 47 ayat 1. Dengan amanat dari Undang-Undang Republik Indonesia serta perintah dan arahan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, melanjutkan paripurna pembentukan Alat Kelengkepan Dewan (AKD) tertanggal 16 Desember 2020 maka usai sudah permasalahan AKD DPRD Deli Serdang.

Dengan terbentuknya AKD ini tidak serta merta mendapatkan Aplus dari semua anggota dewan, karena Wakil Ketua DPRD Deli Serdang,Nusantara Tarigan dari partai Nasdem memberikan statement kepada salah seorang team Bratapos.com, seperti dikutip dari hasil pembicaraan dari Nusantara “semua ada mekanismenya,kok dibilang sah cemana ceritanya bang,kawan kawan media harus dapat mempelajari aturan, sekretariat saja tidak mengakuinya, semua sudah ada payung hukumnya”. Menurut Nusantara Tarigan.
Seperti dikutip di detiknews.com, Nusantara Tarigan juga menilai rapat tidak sah karena hanya dihadiri 14 orang dari total 50 anggota DPRD Deli Serdang. Dia (Nusantara Tarigan_red) mengatakan nama-nama yang dimasukkan ke dalam AKD hasil paripurna kali ini tidak berasal dari surat yang dikirim fraksi sehingga tidak sah.

Di lain tempat Sekretaris Dewan, Rahmad hanya diam seribu Bahasa saat dipertanyakan apakah Sekretaris Dewan DPRD Deli Serdang benar adanya mengeluarkan statement bahwasanya tidak mengakui penetapan ketuk palu tersebut, rahmad hanya menjawab “no coment dek”.

Ketua DPRD Zaki Shahri.SH menerangkan bahwasanya “sudah ada surat untuk sidang dimasukan ke seluruh anggota DPRD dan Sekwan, semua sudah sesuai mekanisme serta arahan dan petunjuk dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia bahkan sudah merujuk pada peraturan perundang-undangan yang ada di negara Republik Indonesia. Tentang ketidak hadiran mereka dalam sidang penetapan komposisi AKD itu bukan lagi masalah, karena kita melanjutkan sidang yang lampau (sidang paripurna tanggal 16 Desember 2019_red). Sesuai arahan dari Pemprovsu dan Kementrian Dalam Negeri agar segera ditetapkan dan dimasukan semuanya dalam komposisi Alat Kelengkapan Dewan” terang Ketua DPRD secara jelas dan terperinci
Salah seorang masyarakat Deli Serdang yang juga Sekretris Dinas KOMINFO deli Serdang, Sarjan mewakili sebagian perasaan pegawai pemerintahan berkeluh kesah terhadap terhambatnya pembangunan di Deli Serdang akibat dari Alat Kelengkapan Dewan yang sudah Sah masih ada juga bahasa sumbang dari anggota dewan “ seharusnya anggota dewan mengkesampingkan ego pribadinya dan lebih memikirkan nasib rakyat Deli Serdang, kami saja sudah kewalahan dalam menggunakan anggaran yang terbatas”.terang Sarjan.

“saya tidak pernah memberikan penugasan agar Nusantara Tarigan sebagai wakil mengambil alih pimpinan paripurna pada tanggal 16 Desember 2019 tersebut”.terang Zakky dengan tegas.
“Sudah jelas ketua DPRD saat walkout (16 Desember_red) tidak memberikan delegasi pimpinan rapat Paripurna kepada Nusantara Tarigan karena melanggar Tatib DPRD dan Peraturan Pemerintah, namun tetap juga dipaksakan. Malah yang buat publik bingung pemegang pimpinan rapat diambil wakil III sedangkan wakil I dan II masih ada dimeja pimpinan Sidang” ungkap Sekjen Pusat Fortaran Iwan.

”DPRD itu memiliki tiga wakil ketua jikapun ingin dilanjutkan pembacaan draf komposisi Alat Kelengkapan Dewa (16 Desember lalu_red) seharusnya dilanjutkan oleh wakil I (Amit Damanik_red) bukan melompat kepada Wakil III (Nusantara Tarigan_red).” Terang Ketua DPRD Deli Serdang yang menjabarkan arti dari Kolektif kolegial. “Kalaupun saya menyerahkan palu itu pun harus ke wakil ketua I ngak bisa melompat ke wakil ketua III, kalau sebagai wakil ketua dia protes, berarti dia harus duduk dikursi bawah (anggota) bukan duduk di deretan kursi pemimpin sidang”ungkap ketua DPRD Deli Serdang.

Reporter : Handrianto

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA