by

SALAH SATU OKNUM GURU ASN SDN 62 KOTA PAGAR ALAM DIDUGA MELAKUKAN PELECEHAN SEXUAL TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR

PAGAR ALAM,Bratapos.com – Seorang guru hakekat nya seorang pendidik dimana seorang guru tentunya dapat menjadi panutan untuk berprilaku atau dapat menjadi contoh tauladan yang baik, namun lain halnya bagi seorang guru yang berstatus ASN yang bertugas di SD N 62 kota pagar alam.

Beberapa hari lalu ada salah satu masyarakat yang menginformasikan terkait ada dugaan prilaku bejat seorang guru yang berstatus ASN yang bernama Hermawan yang bertugas di SD N 62 kota pagar alam melakukan dugaan pelecehan sexual terhadap anak dibawah umur dan kejadian tersebut di desa pengaringan kec.dempo tengah,(1/3/2020) awak media Brata pos menindaklanjuti dengan mengkonfermasi kepada perangkat desa atau ketua RW di desa pengaringan kec.dempo tengah.

Berdasarkan keterangan ketua RW yang berinisial “AS” membenarkan atas kejadian tersebut dan korban adalah masih anak dibawah umur, “AS” menuturkan bahwa sanya pelaku masih ada ikatan keluarga dengan korban dan pelaku nya yang bernama Hermawan berdomisili di desa pengaringan dan seorang ASN yang mengajar di salah satu pusat pendidikan dasar atau SD N 62 kota pagar alam.tuturnya

Dihari yang sama, awak media brata pos langsung menghubungi Hermawan selaku pelaku di kediaman nya, Hermawan menjelaskan dalam hal ini mengaku bahwa permasalahan ini hanya kesalah pahaman dan akan tetapi masalah ini sudah selesai.

Hermawan menambahkan, dalam kejadian ini saya tidak melalukan apa-apa dan hanya meminta cium kepada “A” selaku korban yang masih berstatus pelajar dan atas keterangan ketua RW bahwa saya sudah memegang tubuh/pundak nya, itu tidak benar. Selain ini di anggap kesalah pahaman, namun saya perna diminta oleh salah satu keluarga untuk menghindar atau lari dulu dari desa dan saya sempat meninggalkan kediaman selama tiga hari untuk meredam permasalahan.ujar Hermawan

Menyikapi hal tersebut awak media brata pos menuturkan bahwa hal ini akan menjadi sebuah pemberitaan, baik itu di media cetak dan online serta di televisi swasta, namun sontak Hermawan selaku pelaku terduga pelecehan dengan tegas agar semua media untuk tidak menerbitkan atau mengexpos kejadian ini.tutupnya

(3/3/2020) beberapa dari tim awak media dan lembaga mendapat hak jawab dari Hermawan selaku terduga pelaku pelecehan sexual terhadap anak dibawah umur,bahwa permasalahan ini diserahkan kepada ketua RW dan ketua RW yang berinisial “AS” bahwa sanya permasalahan ini sudah selesai dan data nya semua ada pada Tanto selaku babinkamtibmas,tutup ketua RW. Serta Istri dari Hermawan selaku pelaku terduga menegaskan agar hal ini jangan di expos ke public dan perlu diketahui bahwa di atas langit ada langit,ujar istri Hermawan.

Dalam hal ini beberapa media sepakat akan mempublikasikan terkait prilaku bejat seorang ASN atas nama Hermawan selaku guru di SD N 62 kota pagar alam dan juga dari pihak beberapa lembaga atau LSM akan menindaklanjuti perkara ini, salah satunya LSM GERHANA INDONESIA dalam hal ini Amirza selaku ketua DPK kota pagar alam.

Amirza menambahkan bahwa perkara dugaan pelecehan sexual terhadap anak dibawah umur ini akan kita bawa sampai ke rana hukum, baik ke kepolisian, sekda dan bahkan wali kota pagar alam dan hal ini dengan alasan atas keprihatinan terhadap korban dan untuk memberi efek jera bagi pelaku bejad ASN tersebut dan juga sebagai cambuk bagi ASN-ASN lain, khusus nya bagi guru atau tenaga pengajar lain nya di kota pagar alam.

Reporter : Heri Yanto dan Tim

Editor / publisher : zai

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA